Pembalap asal Selandia Baru Jason Christie kuasai etape ketiga Internasional Tour de Banyuwangi Ijen 2016 (Foto: Hermawan/KBR)

KBR, Banyuwangi- Pembalap Selandia Baru yang bergabung di Kenyan Riders Downunder, Jason Christie menjadi yang tercepat di etape ketiga International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2016. Cyclist Tiongkok dari Wisdom Hengxiang Cycling Team, Ma Guangdong berada di posisi kedua. Sedangkan Imam Arifin dari KFC Cycling Team finish di urutan ketiga.

Untuk melahap jalur sepanjang 127.1 Km, Christie membukukan catatan waktu 2 jam, 55 menit dan 57 detik. Christie unggul 33 detik atas Guangdong dan Imam.

Sementara yellow jersey tetap dipegang oleh pemenang etape 2 kemarin, Benjamin Prades, pembalap asal Spanyol yang bergabung dengan Team UKYO. Sementara Christie tetap memegang jersey polkadot sebagai raja tanjakan.

Menurut Cairmen Internasional Tour de Banyuwangi Ijen  Guntur Priambodo, balapan hari ini merupakan makanan empuk bagi para sprinter. Kata dia, terlihat mulai dari awal balapan di Grand Watudodol hingga Taman Blambangan, para pembalap hanya disuguhi jalur lurus, tanpa tanjakan sedikit pun. Namun kata dia pembuktian sesungguhnya pada etape  ke 4 atau etape terakhir yang dijuli etape neraka yang finis di Paltuding kawasan Gunung Ijen.

"Sirkuit ress begini siapa yang jantungnya kuat dalam waktu lama dia dengan spit tinggi jadi dia lebih banyak powernya. Harus power dan spit and power yang keluar, jadi mereka yang sprinter-sprinter yang menang," kata Guntur Priambodo (13/5/2016).

Guntur Priambodo menambahkan, pergerakan ke-84 pembalap tersisa sudah sangat aktif sejak awal balapan. Pada 10 kilometer awal, sejumlah pembalap coba melancarkan serangan. Tapi dengan mudah ditangkap rombongan besar. Mendekati sprint line pertama, ada tujuh pembalap yang berada di garis terdepan. Tapi kata Guntur,  lagi-lagi mereka ditangkap rombongan besar.

Sementara itu, Juara etape pertama, Shin Donghyun (LX-IIBS) menjadi yang tercepat di intermediate sprint pertama. Disusul Imam Arifin (KFC), Jung Jimin (Geumsan Insam Cello) dan Dani Lesmana (Timnas Indonesia). Ma Guangdong (Wisdom Hengxiang) menjadi yang tercepat di intermediate sprint kedua. Ia diikuti Dani Lesmana, Imam Arifin dan Jason Christie.

Editor: Dimas Rizky

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!