KBR - Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) menetapkan secara resmi negara mana saja yang bakal bersaing untuk menjadi tuan rumah Piala Asia 2023. Berdasarkan keputusan rapat Komite Kompetisi AFC di Kuala Lumpur pada Selasa, 12 April 2016. Tercatat ada empat negara yang mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Asia 2023.

Indonesia akan bersaing dengan Tiongkok, Korea Selatan dan Thailand. Empat negara ini mampu memenuhi syarat awal yang ditetapkan hingga tenggat, 31 Maret lalu.

Proposal telah diterima AFC, meski Indonesia masih mendapat sanksi dari Federasi Sepakbola Dunia FIFA. AFC menyatakan hingga batas waktu pendaftaran 31 Maret lalu, hanya ada empat negara yang mengajukan diri sebagai calon tuan rumah penyelenggaraan Piala AFC 2023. Selain Indonesia, ada Tiongkok, Korea Selatan dan Thailand.

AFC meminta kepada para negara peminat untuk menyediakan garansi pemerintah dalam penyelenggaraan Piala Asia AFC serta syarat-syarat lainnya.

Piala Asia AFC 2023 akan digelar Juni atau Juli dengan 24 tim, terbagi dalam enam grup, dengan mempertandingkan 51 laga selama 30 hari. Setidaknya dibutuhkan enam kota dengan delapan stadion sepakbola untuk penyelenggaraan kompetisi ini. Kapasitas stadion untuk penyisihan grup hingga perempat final minimal bisa menampung 25 ribu orang, sedangkan untuk laga pembuka, semifinal hingga final kapasitas stadion minimal 40 ribu orang.

Thailand dan Indonesia pernah menjadi tuan rumah Piala Asia 2007. Saat itu Piala Asia digelar di empat negara. Indonesia, Thailand, Malaysia dan Vietnam.

Tiongkok juga pernah menjadi tuan rumah Piala Asia pada 2004. Negara ini berambisi menjadi negara superpower di dunia sepakbola pada 2050 mendatnag. Sementara Korea Selatan pun pernah menjadi tuan rumah Piala Asia pada 1960.

Pada 2019 mendatang, Piala Asia akan digelar di Uni Emirat Arab yang memenangkan pengajuan.  Piala Asia tersebut akan diikuti 24 tim, atau lebih banyak dibanding kontestan pada Piala Asia 2015 lalu yang hanya diikuti 16 timnas.

Indonesia sebelumnya mendapat sanksi dari Federasi Sepakbola Asia FIFA pada Mei tahun lalu. Sanksi itu dijatuhkan FIFA karena menganggap pemerintah menginterfensi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Dalam status di-ban oleh FIFA, PSSI telah mengajukan proposal menjadi tuan rumah Piala Asia 2023 pada November tahun lalu. Penentuan siapa yang bakal memenangi tender host Piala Asia 2023 akan diumumkan AFC pada 2017 mendatang. (AFP/South China Morning Post/Goal.com)


Editor: Damar Fery Ardiyan
 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!