Barang Pemain Persib Berhasil Dilelang untuk Ridho

Juru bicara panitia lelang, Oris Riswan Wasangka mengatakan, barang yang berhasil dilelang itu berupa sepatu, topi, kaos dan jersey pemanasan Piala Bhayangkara Cup.

Minggu, 24 Apr 2016 17:19 WIB

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (ketiga kiri) dan Walikota Bandung Ridwan Kamil (keempat kiri) bersama pengurus Persib memperlihatkan Jersey Persib pada acara "Launching Tim Persib" di Stadion Siliwangi

KBR, Bandung- Hampir sepuluh barang pemain Persib Bandung berhasil dijual dalam lelang amal untuk balita korban tabrak lari usai pertandingan Persib melawan Bali United, pada Piala Bhayangkara Cup di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung pada akhir Maret lalu.

Juru bicara panitia lelang, Oris Riswan Wasangka mengatakan, barang yang berhasil dilelang itu berupa sepatu, topi, kaos dan jersey pemanasan Piala Bhayangkara Cup.

"Sekarang jumlah barang yang sudah dipastikan terjual ada tujuh item, karena peminat lelang sudah memberikan uang melalui transfer. Secara keseluruhan barang yang sudah terkumpul sudah lebih dari 25 item sampai hari ini. Dan kemungkinan kedepannya akan bertambah lagi sampai 30 barang," ujarnya kepada KBR, di Bandung, Minggu (24/4).

Ia menambahkan barang yang sudah dilelang, beberapa sudah dikirim ke alamat masing-masing pemenang dan sebagian lainnya langsung diambil pemenang lelang. Salah satu contoh yang diambil langsung yaitu sepatu milik pemain depan Persib Bandung, Samsul Arif yang diserahkan kemarin.

Para pemain Persib Bandung melakukan lelang amal untuk membantu biaya pengobatan medis balita asal Kabupaten Bandung, Ridho Maulidin Sukarna, yang kini dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Kabar kecelakaan Ridho tersebar luas di media sosial.

Editor: Sasmito Madrim

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Disebut Dukung HTI, Menpora Segera Panggil Adhyaksa

  • Diprotes Imvestor, Presiden Sentil 2 Menteri
  • KPPU: 5 Perusaah Atur Tata Niaga Beras di Sejumlah Provinsi
  • Indonesia Gandeng Azerbaijan Buat Pusat Pelayanan Terpadu

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.