KBR, Balikpapan – Manajer Persiba Balikpapan Faisyal Husein mengatakan, Persiba mengalami kerugian sekitar Rp 90-an juta akibat gagal bertanding dalam kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 di Jawa Timur.

Menurutnya, seharusnya tim kebanggaan masyarakat Balikpapan itu menjalani dua laga tandang menghadapi tuan rumah Persebaya Surabaya pada Minggu (26/4/2015) dan Persegres Gresik United pada Rabu (29/4/2015).

Kata dia, ke Jawa Timur tim Persiba berkekuatan 32 orang diantaranya 20 pemain, 4 pelatih dan 8 oficial tim dan harus mengeluarkan biaya untuk tiket pesawat dan bus, hotel, konsumsi maupun uang saku pemain.

“Iya sekitar itu hampir itu (kerugiannya), hampir Rp 90-an juta. Tiket penerbangan ke Surabaya sudah lumayan (harganya). Tiket penerbangan Rp 700-an ribu, pulang-balik sudah berapa? Lalu uang saku, uang hotel, dengan kekuatan 32 orang seluruhnya tim,” kata Faisal Husein, Rabu (29/4/2015).

Faisyal mengungkapkan, akan menuntut ganti rugi kepada PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi Indonesia Super league (ISL) karena gagal bertanding.

Seperti diketahui, kisruh antara PSSI dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi berimbas dihentikkannya kompetisi ISL. Kepolisian tidak mengeluarkan izin pertandingan yang dijadwalkan PSSI karena induk olahraga sepakbola itu sudah dibekukan Kemenpora.

Editor: Antonius Eko 

 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!