Chelsea Klub Paling Buruk Kelakuannya di Lapangan

Chelsea menjadi yang tingkah lakunya paling buruk di Liga Primer. Sementara Liverpool adalah klub yang paling menghormati wasit.

Jumat, 17 Apr 2015 13:22 WIB

Chelsea menjadi yang tingkah lakunya paling buruk di Liga Primer. Sementara Liverpool adalah klub yang paling menghormati wasit. 

Skuad asuhan Jose Mourinho itu mendapat kecaman keras setelah para pemainnya mengerumuni wasit saat bertandingan di Liga Champions melawan Paris Saint-Germain. Provokasi yang dilakukan pemain Chelsea itu membuat wasit memutuskan mengusir Zlatan Ibrahimovic. 

Data yang dikumpulkan Football Association Fair Play dan diumumkan di harian Telegraph menunjukkan Chelsea mengumpulkan 159 poin dan dinobatkan sebagai klub yang paling tak menghormati wasit. 

Sebagai tambahan, Chelsea juga berada di urutan dua, setelah Sunderland, sebagai klub yang  berkelakuan buruk terhadap petugas pertandingan di pinggir lapangan. 

Sementara, Liverpool menjadi klub yang kelakuannya paling baik. Para pemainnya tak pernah protes atas keputusan wasit meski dirasa merugikan klub. (metro) 

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.