Kevin Scheunamann Ingin Perkuat Timnas Indonesia

Kevin Scheunemann merupakan anak dari Sven Scheunemann warga Jerman dan Joice warga Indonesia yang kemudian tinggal di Malang, Jawa Timur. Sejak 2011 lalu, Sven berubah status menjadi WNI.

Jumat, 20 Jan 2017 13:47 WIB

Kevin Scheunemann (dalam lingkaran) bersama para pemain sepakbola di klub Masters University, California, AS. (Foto: Masters University)


KBR, Balikpapan – Pemain sepakbola berdarah campuran Jerman–Indonesia Kevin Scheunemann mengklaim telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), setelah mengantoni surat naturalisasi dari Kementerian Hukum dan HAM.

Kevin Scheunemann merupakan anak dari Sven Scheunemann warga Jerman dan Joice warga Indonesia yang kemudian tinggal di Malang, Jawa Timur. Sejak 2011 lalu, Sven berubah status menjadi WNI.

Pemain berusia 25 tahun ini merupakan keponakan dari pelatih sepakbola Timo Scheunemann, yang kini menjadi pelatih klub Persiba Balikpapan. Musim lalu, Kevin pernah menjalani seleksi klub Semen Padang namun terganjal surat persetujuan naturalisasi.

Pemain yang sempat mencicipi kompetisi sepakbola di Austria dan Amerika Serikat---meski bukan kompetisi papan atas---itu mengatakan, setelah menerima surat naturalisasi, kini hanya tinggal menunggu undangan dari Pemerintah untuk mengucapkan ikrar sumpah janji dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

"Resmi (WNI), ada surat (naturalisasnya) bahwa saya lagi proses. Tinggal sumpah saja, tinggal ke Jakarta (sesudah) sumpah, sudah selesai. Yang tentukan Jakarta, tinggal dipanggil saja, sudah selesai. Tapi saya sudah punya surat, saya sudah resmi proses, sudah hampir selesai. Jadi saya resmi dianggap pemain Indonesia bukan pemain luar. Bapak saya WNI, jadi ini tanah airku," kata Kevin di Balikpapan, Jumat (20/1/2017).

Setelah itu, ia pun berharap bisa memperkuat tim sepakbola nasional Indonesia di ajang internasional. Kini Kevin dikontrak Persiba, klub yang dilatih sang paman.

Kevin mendukung program Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk membentuk skuat tim nasional yang kuat. Ia mengatakan banyak pemain berdarah campuran Indonesia yang bermain di klub-klub Eropa dan pantas masuk tim nasional.

Kevin mengaku sudah lama ingin menjadi WNI. Namun, ia terganjalkarena harus kuliah di Amerika Serikat. Salah satu persyaratan menjadi WNI adalah harus lama tinggal di Indonesia.

Pemain jebolan Master's University di Santa Clarita, California jurusan Biblical Studies (Kajian Alkitab) itu kini menjalani seleksi di Persiba Balikpapan. Ia berharap, bisa bermain di kompetisi tertinggi Indonesia Super league (ISL) musim ini.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Saracen, Analisis PPATK sebut Nama Besar

  • Bentuk Densus Tipikor, Mabes Minta Anggaran Hampir 1 T
  • Bareskrim Sita Jutaan Pil PCC di Surabaya
  • Konflik Myanmar, Tim Pencari Fakta PBB Minta Tambahan Waktu