Presiden Akan Temui Korban Bencana Siklon Cempaka di Wonongiri Hingga Pacitan

Widi yang pernah menjadi Ajudan Presiden Jokowi itu mengatakan ada tiga ribu personel disiagakan untuk mengamankan kunjungan Presiden itu.

Jumat, 08 Des 2017 11:01 WIB

Warga melihat lokasi SMP 1 Karang Tengah yang tertimbun longsor di Wonogiri, Jawa Tengah, Kamis (30/11/2017). Bencana terjadi sebagai dampak siklon tropis Cempaka. (Foto: ANTARA/Mohammad Ayudha)

KBR, Solo - Ribuan aparat keamanan TNI dan Polri bersiaga menjelang kedatangan Presiden Joko Widodo ke Wonogiri, Jawa Tengah.

Menurut rencana, pada akhir pekan ini Presiden berencana meninjau lokasi bencana alam banjir dan longsor akibat siklon tropis Cempaka. 

Komandan Korem Warastratama Surakarta, Widi Prasetijono mengatakan Presiden juga direncanakan memantau kondisi pengungsi korban siklon. 

Widi yang pernah menjadi Ajudan Presiden Jokowi itu mengatakan ada tiga ribu personel disiagakan untuk mengamankan kunjungan Presiden itu.

"Presiden Jokowi direncanakan akan berkunjung ke Wonogiri, ke lokasi bencana alam tanah longsor dan melihat kondisi para pengungsi. Informasinya ada 2.000 warga yang masih mengungsi. Kalau pengamanan kunjungan ini kita libatkan kurang lebih 3 ribu personil gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait," kata Widi Prasetijono, Jumat (8/12/2017). 

Baca juga:

Wonogiri termasuk satu dari sejumlah wilayah di Pulau Jawa yang dilanda bencana banjir dan tanah longsor, akibat siklon tropis Cempaka pada 27 November lalu. Bencana terjadi di 67 desa yang tersebar di 14 kecamatan di Wonogiri. Sebanyak lima orang tewas dan sekitar 2.000 orang mengungsi.

Selain Wonogiri, Presiden Jokowi juga direncanakan mengunjungi wilayah lain yang terkena bencana alam dampak siklon Cempaka, seperti Gunung kidul Yogyakarta dan Pacitan Jawa timur.

Badai siklon tropis Cempaka pada akhir November 2017 menyebabkan hujan deras dan angin kencang, yang memicu banjir dan longsor yang tersebar di lima provonsi yaitu Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta dan Jawa Timur. 

Badai siklon tropis Cempaka kemudian disusul munculnya badai siklon tropis Dahlia di wilayah selatan Bengkulu.

Baca juga:

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Ombudsman Sebut Ada Indikasi Maladministrasi Dalam Kecelakaan Kerja Konstruksi

  • KPU Tegaskan Akan Berikan Sanksi Bagi Parpol yang Pakai Gambar Presiden
  • Petani Garam Jatim Akan Layangkan Surat Protes ke Jokowi

Di Indonesia jumlah penduduknya adalah 250 juta penduduk dengan investor atau investasi di pasar modal adalah 1 juta orang saja yang berinvestasi.