Warga mengevakuasi anggota TNI korban longsor di Buleleng, Bali. (Foto: */Yulius Martoni/KBR)


KBR, Bali - Sejumlah anggota TNI tertimbun longsoran tanah saat mengerjakan penggalian tanah di sekitar rumah pribadi bekas Pangdam IX Udayana, Torry Johar Banguntoro.

Kecelakaan terjadi saat 11 anggota TNI mengerjakan penggalian tanah guna memasang besi selup di sekitar rumah Torry Johar desa Dasong, Kecamatan Sukasada, Buleleng, pada Kamis (29/12/2016) pukul 15.30 WIB. Pemasangan besi itu untuk mencegah longsor.

Komandan Korem 163, I Nyoman Cantiasa mengatakan cuaca yang sering hujan membuat banyak terjadi longsor, sehingga anggota TNI mengantisipasi dengan pemasangan besi.

Saat pemasangan besi slup itu terjadi tanah amblas dan longsoran menimpa tujuh anggota TNI. Tiga diantaranya meninggal bernama Risman, Begi Susanto dan Singgih Heri Prayogi. Sementara satu orang bernama Deden mengalami bengkak pada kaki.

"Tanah agak labil sehingga rekan-rekan kita terjadi insiden meninggal. Rekan kita itu mempunyai keahlian," kata I Nyoman Cantiasa.

Saat ini jenazah sudah berada di Rumah Sakit Angkatan Darat (RSAD) Udayana, Denpasar. Rencana jenazah akan dibawa keluarga ke Bima dan Tuban.

Editor: Agus Luqman 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!