Catatan Hari Pahlawan di Rejang Lebong, Veteran Tak Dapat Tunjangan

Aspirasi yang mereka keluhkan ke pemerintah daerah, tak pernah direalisasikan.

Kamis, 10 Nov 2016 20:43 WIB

Para veteran dan janda veteran Kabupaten Rejang Lebong setelah mengikuti upacara peringatan hari pahlawan, Kamis (10/11/2016) (Foto: Muhamad Antoni/KBR)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Rejang Lebong– Ketua veteran Rejang Lebong, Bengkulu Ibnu Fajar menyatakan hingga kini pemeritah daerah abai dengan keberadaan mereka. Kata Ibnu Fajar, hingga kini para veteran di Rejang Lebong tak pernah menerima santunan maupun tunjangan.

"Jumlah veteran di Kabupaten Rejang Lebong 46 orang sedangkan janda veteran 39 orang, saat ini kami seluruh veteran di Rejang Lebong juga tidak pernah mendapatkan santunan maupun tunjangan dari pemerintah daerah," ungkapnya, Kamis (10/11/2016).

Dia tambahkan, kekecewaan semakin bertambah karena aspirasi yang mereka sampaikan ke pemerintah daerah, tak pernah direalisasikan. Padahal sudah sering mereka sampaikan keluhan itu. "Terkadang aspirasi yang kami sampaikan sudah di acc Bupati, tetapi sampai sekarang realisasinya tidak ada," ujarnya.

Bahkan dia beranggapan para bekas pejuang ini hanya dianggap ada saat peringatan hari pahlawan maupun peringatan kemerdekaan.

Selain itu pihaknya juga menanyangkan banyaknya tugu-tugu perjuangan rakyat yang ada di Kabupaten Rejang Lebong terbengkalai tidak terurus, "Tugu perjuangan itu kan bukti sejarah bagi masyarakat, bahwa di daerah tersebut para pejuang pernah memperjuangkan kemerdekaan, jelas kami merasa kecewa kepada pemerintah daerah kenapa tidak di urus," tutupnya.

Editor: Dimas Rizky 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi

  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

Demi Kesetaraan, Kemenhub Berkeras Batasi Tarif Taksi Online

  • Kasus Hakim Praperadilan Setnov Segera Masuk Sidang Panel KY
  • Kasus Pribumi, Polri Masih Kaji Laporan terhadap Anies Baswedan
  • Pernikahan Usia Anak di NTB Masih Tinggi