Ilustrasi: Foto: Friska/KBR


KBR, Banyuwangi- Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur akan menggelar Festival Ngopi Sepuluh Ewu (10 ribu), pada Sabtu, 5 November 2017. Dalam festival itu, sepuluh ribu cangkir lebih akan disuguhkan kepada pengunjung di Desa Adat Kemiren, Banyuwangi secara gratis.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Periwisata dan Kebudyaan Banyuwangi, Muhammad Yanuar Bramuda mengatakan, dalam festival ini, ribuan kopi akan dihidangkan setiap rumah di sepanjang jalan utama Desa Kemiren Banyuwangi, yang panjangnya mencapai 1,5 kilometer.

Kata Bramuda, kopi dan jajanan khas Kemiren akan disajikan di pelataran rumah bagi siapapun tamu yang hadir.  Bramuda menambahkan, festival ini menjadi bagian promosi dan memperkenalkan kopi khas Banyuwangi, sekaligus untuk mengenalkan tradisi minum kopi Banyuwangi.

“Konsep ini kita akan bawa kopi-kopi rakyat ini sekaligus kita akan mengenalkan di ngopi 10 ribu. Mungkin satu atau dua hari sebelumnya ada pameran khusus buat kopi rakyat dan cara menyeduhnya bagaimana edukasinya bagaimana sehingga  nanti masyarakat pada saat ngopi 10 ribu juga disuhui tentang rasa kopi Banyuwangi, macam-macam rasa kopi meskipun nanti tempatnya di Kemiren,” ujar Muhammad Yanuar Bramuda, Rabu (2/11/2016) di Kantor Bupati Banyuwangi.

Baca: Bondowoso Target Eskpor 1.500 Ton Kopi

Kopi telah menjadi salah satu produk perkebunan yang menjadi andalan Banyuwangi. Produksi kopi di Banyuwangi tercatat mencapai 8.047 ton pada 2015, meningkat dari 2014 yang mencapai 7.992 ton. Angka produktivitasnya mencapai 19,49 kwintal per hektar pada 2015.

Festival ngopi ini akan dikemas dengan cantik. Digelar malam hari, pelataran rumah warga akan dijadikan ruang tamu dadakan. Meja kursi tamu yang diusung keluar akan tersaji bubuk kopi dan jajanan khas Banyuwangi.

Kopi yang akan ditampilkan dalam festival ini adalah kopi produksi Banyuwangi. Uniknya, cangkir penghidang yang dipakai memiliki bentuk dan motif yang seragam.  Di festival ini, setiap orang bisa duduk di halaman rumah siapa saja. Sang empunya rumah akan menyambut dan mengajak tamu yang hadir untuk mencicipi kopinya.

Di Festival Ngopi Sepuluh Ewu ini, para pengunjung bisa melihat pameran berbagai produk kopi dari Banyuwangi, di antaranya kopi dari Lerek Gombengsari, kopi jaran goyang, kopi Uthek Desa Banjar. 

Baca juga: Kopi Tanah Air Kita, Angkat Kearifan Kopi Lokal Indonesia


Editor: Sasmito

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!