Satgas Tembak Mati DPO Terorisme Poso

"OTK yang diduga Sabron melakukan perlawanan dengan melemparkan bom lontongnya ke tim charli enam belas, hingga baku tembak terjadi,"

Senin, 19 Sep 2016 20:12 WIB

Satgas Tinombala mengusung jenazah diduga DPO terorisme Poso, Adji Pandu Suwotomo alias Sabron. (Foto: KBR/Aldrim T.)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Poso- Satgas Tinombala tembak mati anggota  kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT)   di Poso, Sulawesi Tengah. Adji Pandu Suwotomo alias Sabron   diduga bagian dari kelompok MIT asal Jawa  tewas ditembak di Dusun Gantinadi, Desa Tangkura, Kecamatan Poso Pesisir Selatan saat kontak tembak terjadi. Di lokasi kontak tembak didapati sejumlah barang bukti milik  Sabron.

Jenazah kelompok MIT asal Jawa Adji Pandu Suwotomo alias Sabron langsung di evakuasi oleh Satgas Tinombala. Proses evakuasi  dilakukan dengan cara dipikul oleh tim Satgas Tinombala. Jenazah sebelumnya dievakuasi dari lokasi baku tembak di perkebunan Tombua dusun Gantinadi, desa Tangkura yang berjarak 3 KM dari perkampungan warga. Selama proses evakuasi berlangsung aparat TNI-Polri dari Satgas Tinombala melakukan penjagaan superketat.

Baku tembak terjadi pada Senin sekitar pukul 08.30 Wita antara personil gabungan TNI-Polri dari tim Charli 16. Baku tembak bermula pada saat tim charli 16 sedang berpatroli di wilayah perkebunan tombua, dusun Gantinadi.

‚ÄúPada saat itu, tim tiba-tiba kami melihat satu orang tak dikenal tengah berada di perkebunan warga di  wilayah itu. Tim charli enam belas yang mencurigai keberadaan satu OTK (orang tak dikenal) tersebut sempat memberikan peringatan aba-aba utk mengangkat kedua tangannya, namun  OTK yang diduga Sabron melakukan perlawanan dengan melemparkan bom lontongnya ke tim charli enam belas, hingga baku tembak terjadi," jelas Komandan Sektor 3 Satgas Tinombala   Guruh Arif Darmawan, Senin (19/09).

Setelah dievakusi jenazah kemudian dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Palu untuk identifikasi lebih lanjut. Sementara barang bukti milik Sabron  diidentifikasi oleh Tim Laboratorium Forensik Lapangan di Mapolres Poso. Barang bukti berupa 1 buah rangsel yang terbuat dari karung beserta isinya, 1 buah sleeping bag warna merah, bom lontong 2 buah dan parang 2 buah.

Tim Forensik membedah satu persatu barang bukti tersebut dibantu tim jihandak Brimob Poso. Beberapa bahan peledak seperti 2 buah Bom Lontong selanjutnya akan diledakkan oleh tim jihandak brimob Poso. Tim Satgas Tinombala juga masih terus melakukan pengejaran kepada sisa DPO (daftar pencareian orang) yang masih bersembunyi di wilayah pegunungan Poso.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Ini Hasil Rapat Bamus DPR soal Perppu Ormas

  • Tim Arkeolog Sumba Berupaya Cetak Kerangka Situs 2800 Tahun
  • LN: Amerika Terapkan Sanksi Baru bagi Pendukung Korea Utara
  • OR: Di Tengah Ketakpastian Draxler Didekati Sejumlah Klub

Indonesia baru merayakan dirgahayu yang ke-72. Ada banyak harapan membuncah untuk generasi penerus yang bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.