Gelombang Tinggi, Nelayan Malang Hilang Ditelan Ombak

"Jadi, diterjang ombak dan dikuras tapi diterjang ombak lagi. Kalau kita sementara penyisiran saja, penyisiran di pantai,”

Rabu, 28 Sep 2016 14:49 WIB

Ilustrasi: Gelombang tinggi di Aceh (foto: Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Malang– Cuaca buruk di perairan selatan Kabupaten Malang, Jawa Timur, menyebabkan sebuah perahu nelayan tenggelam setelah diterjang gelombang tinggi. Seorang nelayan  diidentifikasi bernama Kusnadi dilaporkan hilang sejak dua hari lalu dan hingga kini belum ditemukan.
 
Kepala Polisi Air Polres Malang,  Nyoto mengatakan, perahu yang ditumpangi Kusnadi bersama tiga orang rekannya tenggelam pada Minggu 25 September saat berada sejauh 249 mil dari lepas pantai Sedangbiru, Malang.

“Karena di tengah saat itu hujan deras disertai angin kencang. Jadi, diterjang ombak dan dikuras tapi diterjang ombak lagi. Kalau kita sementara penyisiran saja, penyisiran di pantai,” kata Nyoto, Rabu (28/9).

Saat kejadian itu, tiga rekan Kusnadi berhasil menyelamatkan diri setelah setelah hampir 90 menit terapung di lautan. Mereka diselamatkan oleh nelayan lain yang mengetahui kejadian itu. Petugas dibantu nelayan terus menyisir tepi pantai hingga radius 30 kilometer dari lokasi kejadian.

Nyoto telah berkoordinasi dengan Badan SAR Nasional (Basarnas) untuk membantu pencarian. Hujan yang sering mengguyur disertai kabut menjadi kendala selama proses pencarian beberapa hari ini.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

DPR Sahkan UU Pemilu, Jokowi : Sistem Demokrasi Berjalan Baik

  • Gerindra Yakin MK Batalkan Pasal Pencalonan Presiden di UU Pemilu
  • UU Pemilu Untungkan Jokowi
  • Hampir Empat Bulan, Jadup Banjir Aceh Tenggara Belum Cair

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.