Ilustrasi: Polisi di Jawa Tengah sedang bertugas, mulai menghentikan paksa truk yang melintas di Jalur Pantura. Antisipasi kemacetan jelang Idul Adha. (Foto: Antara)



KBR, Banyumas - Kepolisian Resor Banyumas, Jawa Tengah menyiagakan 500 personil gabungan dari Polri, TNI dan Dinas Perhubungan untuk menjaga rumah ibadah dan mengantisipasi ancaman teror, jelang Idul Adha. Selain itu, menurut Kapolres Rembang Gidion Arif Setiyawan, personil khusus juga disebar di sejumlah objek vital, Markas Komando TNI dan polisi termasuk tempat wisata.

"Untuk antisipasi teror, nanti kita bersama-sama. Kita punya Gegana dan Jibom. Dengan TNI dan Polri. Fokusnya di tempat penyembelihan hewan kurban. Tetapi juga karena ini bertepatan jatuhnya (Idul Adha--Red) pada Senin, artinya ada kerawanan pada Sabtu dan Minggu, kita mengantisipasi kejadian di sejumlah tempat ibadah lain," papar Gidion Arif di Banyumas, Jumat (9/9/2016).

Dia pun menambahkan, di sejumlah titik juga telah dipasang kamera pengawas atau cctv. Langkah ini dilakukan agar insiden serangan bom seperti di Mapolres Surakarta tak terulang.

Personilnya, kata Kapolres Rembang Gidion Arif Setiyawan, juga dikerahkan untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas selama rangkaian libur panjang Idul Adha. Personil gabungan mulai disiagakan sejak Jumat (9/9/2016) sore hingga Selasa (13/9/2016).

Baca juga:

Ia pun memaparkan beberapa ruas jalan yang berpotensi mengalami kemacetan, di antaranya jalan antara Pakuncen-Ajibarang dan ruas Sumpyuh-Kebumen-Yogyakarta. Ia memprediksi, peningkatan volume kendaraan meningkat lebih dari 30 persen.

Rekayasa lalu lintas dipersiapkan jika jalur utama macet total karena limpahan kendaraan dari Jalur Pantura. Kendaraan, kata dia, akan dialihkan ke sejumlah jalur alternatif yang relatif lengang.

Gidion menambahkan, petugas juga akan fokus di sejumlah ruas jalan menuju lokasi wisata, seperti Baturraden, Curug Cipendok dan Wahana Wisata Air Dreamland, Ajibarang untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan kemacetan akibat membludaknya pengunjung.




Editor: Nurika Manan

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!