Longsor Trenggalek, Satu Kecamatan Terisolasi Tiga Hari

Proses evakuasi longsoran tanah dan batuan tidak bisa dilakukan dengan cepat, karena jumlah material longsor yang cukup banyak.

Jumat, 19 Agus 2016 09:33 WIB

Salah satu titik longsor Trenggalek Jawa Timur yang belum tersentuh alat berat, Jumat (19/8/2016). (Foto: Adhar Muttaqin)



KBR, Trenggalek - Jalur utama antar kecamatan di Trenggalek, Jawa Timur tertutup total oleh delapan titik tanah longsor. Akibatnya satu kecamatan terisolasi.

Petugas pembersih longsor, Lamuji mengatakan wilayah yang terisolasi adalah Kecamatan Munjungan dan sebagian Kecamatan Kampak. Ribuan warga di wilayah itu tidak bisa keluar kecamatan selama tiga hari.

Lamuji mengatakan ada delapan titik longsor menutup badan jalan utama antarkecamatan. Tiga titik longsor diantara berukuran besar.

Seluruh titik longsor berada di Dusun Jedeg, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak, Trenggalek.

Saat ini pemerintah masih membersihkan material longsor menggunakan dua alat berat.

"Semaunya masih tertutup longsor. Ada tiga titik (besar), yang satu titik sebetulnya bisa dilewati hanya saja badan jalan hilang separo, sedangkan dua lainnya tertutup timbunan tanah, kayu, batu, sehingga tidak bisa dilewati. Kalau longsor yang skalanya lebih kecil banyak," kata Lamuji.

Proses evakuasi longsoran tanah dan batuan tidak bisa dilakukan dengan cepat, karena jumlah material longsor yang cukup banyak. Diprediksi, jalur utama akan kembali normal pada Sabtu (20/8/2016).

Salah seorang warga, Wasini kesulitan untuk menuju Kecamatan Munjungan. Ia harus berbalik arah dan melewati jalur alternatif lain yang lebih jauh dengan kondisi jalan rusak parah.

"Mau ke Munjungan tidak bisa, karena banyak longsoran. Disini ada tiga titik yang parah. Rencananya akan menunggu, kalau tidak bisa ya putar balik," ujar Wasini.

Ia berharap pemerintah mempercepat proses pembersihan longsor, karena mengganggu akses ekonomi ribuan warga Munjungan.

Editor: Agus Luqman
 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Moratorium Reklamasi, Menteri Siti : Pulau C dan D Kurang Satu Syarat, Pulau G Dua Syarat

  • Adik Bos First Travel Ikut Jadi Tersangka
  • Penembakan Deiyai, Tujuh Anggota Brimob dan Kapolsek Akan Jalani Sidang Etik Pekan Depan
  • Tuntut Pembatalan Perppu Ormas, Ratusan Orang Demo DPRD Sumut

Dalam Perbincangan Ruang Publik KBR kali ini, kita akan punya 5 topik utama, penasaran? ikuti perbincangan Ruang Publik KBR