Daftar Haji Sekarang di Trenggalek, Berangkat 2039

Kuota calon jamaah haji yang diberangkatkan ke Mekkah per tahun rata-rata antara 250 hingga 400 orang

Kamis, 11 Agus 2016 21:21 WIB

Calon jamaah haji Trenggalek ikuti doa bersama (Foto: Adhar Mutaqin/KBR)

KBR, Trenggalek- Daftar tunggu atau antrean pemberangkatan calon jamaah haji reguler di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur mencapai 23 tahun ke depan.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU), Kantor Kementerian Agama Trenggalek, Fauzi Abdullah mengatakan, warga yang saat ini mendaftar menjadi calon jamaah haji, hampir dipastikan baru bisa diterbangkan ke Arab Saudi pada Tahun 2039.

Menurutnya, kodisi ini hampir sama terjadi di seluruh wilayah Jawa Timur. Lamanya daftar tunggu haji ini diakibatkan oleh keterbatasan kuota yang disediakan Pemerintah Arab Saudi, sedangkan jumlah peminat terus mengalami peningkatan setiap tahun.

"Seluruh Jawa Timur estimasinya sama, diproyeksikan sama, daftar hari ini berangkat kira-kira tahun 2039. Jadi Seluruh Jawa Timur, hari ini mendapat porsi, hari ini juga mendapat estimasi (keberangkatan) yang sama, apakah 2038, 2039, sama," katanya.  

Fauzi menambahkan, di Kabupaten Trenggalek, kuota calon jamaah haji yang diberangkatkan ke Mekkah per tahun rata-rata antara 250 hingga 400 orang, sedangkan jumlah pendaftar jauh di atas kuota yang diberikan.

Meski demikian, pada proses pendaftaran calon haji, pihaknya memberikan fasilitas dan perlakuan yang sama terhadap seluruh warga yang mendaftar haji reguler.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Moratorium Reklamasi, Menteri Siti : Pulau C dan D Kurang Satu Syarat, Pulau G Dua Syarat

  • Adik Bos First Travel Ikut Jadi Tersangka
  • Penembakan Deiyai, Tujuh Anggota Brimob dan Kapolsek Akan Jalani Sidang Etik Pekan Depan
  • Tuntut Pembatalan Perppu Ormas, Ratusan Orang Demo DPRD Sumut

Dalam Perbincangan Ruang Publik KBR kali ini, kita akan punya 5 topik utama, penasaran? ikuti perbincangan Ruang Publik KBR