BMKG: Titik Panas Terbanyak di Kalimantan Barat

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, jumlah titik panas terbanyak ada di Pulau Kalimantan.

Sabtu, 20 Agus 2016 17:47 WIB

Petugas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperlihatkan peta sebaran titik panas. (Foto: Antara)

ARTIKEL TERKAIT

KBR, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, jumlah titik panas terbanyak ada di Pulau Kalimantan. Data satelit, menurut Prakirawan BMKG Pusat Tommy Ilham Reza, menunjukkan jumlah titik panas terbanyak terdapat di Kalimantan Barat. Meski memang, jumlah titik panas ini menurun dibanding Jumat (19/8/2016) kemarin.

Sedangkan wilayah Sumatera hanya terpantau dua titik panas yakni di Aceh. Sementara di Riau dan Palembang, tercatat nihil titik panas.

"Di Sumatera sendiri, data terakhir jam 1 siang, totalnya ada 2 titik panas. Tetapi yang tingkat kepercayaannya di atas 80% itu nol atau nihil. Ini ada di sekitaran Aceh. Untuk wilayah Kalimantan, ada totalnya 30 titik panas. Tetapi yang tingkat kepercayaannya di atas 80% hanya 9 titik dan seluruhnya di wilayah Kalimantan Barat," jelas  Prakirawan BMKG Pusat Tommy Ilham Reza kepada KBR, Sabtu (20/8/2016).

Baca juga:

Sedangkan untuk prediksi cuaca, Tommy Ilham Reza memperkirakan dalam beberapa hari ke depan, peluang hujan akan lebih besar terjadi di wilayah Sumatera. Sementara peluang terjadinya hujan di Kalimantan sangat kecil dan, cenderung berawan.

Dia pun menambahkan, untuk pantauan kepekatan udara, BMKG belum mencatat adanya asap di Sumatera dan Kalimantan. "Untuk asap, berdasarkan pantauan satelit, belum terlihat oleh satelit," katanya.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, dalam sepekan terakhir titik panas di Kalimantan Barat meningkat. Satelit Modis dari NASA mendeteksi 158 titik panas di Kalimantan Barat pada Jumat (19/8/2016) pagi. Sebelumnya pada Kamis (18/8/2016), jumlah titik panas di provinsi ini sebanyak 106 titik.

Baca juga: Titik Panas di Kalimantan Barat


Editor: Nurika Manan

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.