DPD Sumatra Utara Usulkan Pemecatan Bupati Labuhanbatu dari PDIP

DPD PDIP Sumatra Utara mengusulkan pemecatan Bupati Labuhanbatu yang juga Ketua DPC PDIP Labuhanbatu, Pangonal Harahap ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Langkah ini menyusul operasi tangkap tangan KPK.

Rabu, 18 Jul 2018 16:03 WIB

Ilustrasi: Tersangka KPK mengenakan rompi tahanan. (Foto: ANTARA)

KBR, Medan - Pengurus DPD PDI Perjuangan Sumatra Utara merekomendasikan pemecatan Bupati Labuhanbatu, Pangonal Harahap sebagai kader dari partai berlambang kepala banteng itu. Usul itu disampaikan DPD Sumut ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. Sebelumnya kepala daerah yang diringkus dalam operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut, menjabat Ketua DPC PDIP Labuhan batu.

Sekretaris DPD PDIP Sumatra Utara Soetarto mengatakan, usulan pemecatan itu telah disampaikan ke DPP PDIP. "Terkait dengan OTT Bupati Labuhanbatu yang juga sebagai Ketua DPC Labuhanbatu maka sikap partai tegas dan jelas kami mengusulkan ke DPP untuk dipecat," kata dia kepada KBR, Rabu (18/7/2018).

Pangonal Harahap ditangkap petugas KPK di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Selasa (17/7/2018) malam. Pada waktu yang nyaris bersamaan, operasi tangkap tangan KPK juga meringkus beberapa orang lainnya di Labuhanbatu, Sumatra Utara.

Itu mengapa kata Soetarto, DPD PDIP Sumatra Utara mengusulkan pemecatan. Tindakan Pangonal dinilai bertentangan dengan komitmen partainya. Menurutnya langkah pemecatan yang diambil DPD PDI-P Sumut tak lepas dari arahan Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri yang mengamanatkan ke para kader untuk mendukung penegakan hukum. Sekalipun itu menjerat anggota partai.

"Dia kami pecat. Ya Ibu Megawati selalu tekankan agar seluruh kader partai tetap harus komit dalam rangka pemberantasan korupsi. Tentu partai akan melakukan pemecatan kepada Pangonal Harahap," lanjut Soetarto.

Sementara itu, DPD PDIP Sumut akan mencari Ketua DPC PDIP Labuhanbatu untuk menggantikan posisi yang sebelumnya diisi Pangonal Harahap. "Terkait posisi beliau sebagai ketua DPC tentu ada mekanisme dan kita akan secepatnya melakukan pergantian posisi dari Pangonal."

Bupati Labuhanbatu yang juga Ketua DPC PDIP Labuhanbatu, Pangonal Harahap dicokok dalam operasi tangkap tangan KPK di Jakarta. Dalam operasi tersebut, KPK menyita bukti transaksi senilai ratusan juta Rupiah yang diduga terkait proyek di Dinas PUPR Labuhanbatu. Seperti diketahui, Pangonal Harahap menjabat sebagai Bupati Labuhanbatu untuk periode 2016-2021.

Baca juga:




Editor: Nurika Manan

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

Saat ini ada banyak cara dan sarana untuk membantu orang lain. Lewat NusantaRun salah satunya.