Satelit Deteksi Ratusan Titik Panas di Kalimantan Barat

Pemadaman hari ini fokus di kawasan Ketapang dan dua kabupaten lain di Kalimantan Tengah yang berbatasan dengan Ketapang.

Minggu, 30 Jul 2017 19:15 WIB

Ilustrasi: Pemantauan titik panas. (Foto: BMKG)

KBR, Jakarta - Satelit Terra, Aqua, dan SNNP mendeteksi 126 titik panas kebakaran hutan dan lahan (hotspot) di Kalimantan Barat. Titik tersebar mulai dari Kabupaten Sintang, Kapuas Hulu, Sanggau, Landak, Malinau, Sekadau, Bengkayang, serta Melawi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat Nyarong mengatakan, pemadaman hari ini fokus di kawasan Ketapang dan dua kabupaten lain di Kalimantan Tengah yang berbatasan dengan Ketapang.

"Kami dibantu empat helikopter. Operasinya di Kabupaten Ketapang, Kayong Utara, Lamandau, dan Sukamara. Ini wilayah Kalimantan Tengah. Karena Lamandau dan Sukamara dekat dengan Ketapang," ujar Nyarong, Minggu(30/7).

Meski titik panas dilaporkan meningkat, namun menurut Nyarong kualitas udara dan jarak pandang masih baik. Satgas terpadu masih terus memantau perkembangan kondisi.

Baca juga:

Sebagian besar yang terbakar dilaporkan merupakan lahan gambut. Menurut Nyarong, pada periode waktu akhir Juli ini biasanya masih banyak masyarakat yang membuka lahan dengan cara dibakar.

"Kami masih pantau perkembangannya betul enggak ini di lahan ilalang. Kalau betul artinya bandara tidak terganggu. Penerbangan normal. Seperti tahun lalu di Kalbar itu kalau akhir Juli, awal Agustus, hotspot banyak tapi visibility normal."

Baca juga:

Editor: Nurika Manan

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI
  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2

Pemerintah Siapkan Regulasi Biaya Minimum Ibadah Umroh

  • Dipecat, Biro Kampus Universitas Malikussaleh Dibakar
  • Polisi Spanyol Lumpuhkan Lima Pelaku Penyerang di Barcelona
  • Perang Narkoba, Polisi Filipina Tembak Mati 13 Orang di Manila

Dalam Perbincangan Ruang Publik KBR kali ini, kita akan punya 5 topik utama, penasaran? ikuti perbincangan Ruang Publik KBR