Selalu Gagal OTT, Tim Saber Pungli Rembang Minta Maaf

"Kemarin hampir saja kami menemukan itu, mungkin pelaku tahu kami dari Saber Pungli, pelaku langsung lari," kata Pranandya.

Senin, 08 Mei 2017 14:45 WIB

Ilustrasi. Stiker tolak pungutan liar di rumah warga. (Foto: kemenag.go.id/Publik Domain)


KBR, Rembang – Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Rembang Jawa Tengah meminta maaf karena belum berhasil menangkap satu pun pelaku pungutan liar.

Ketua Pelaksana Tim Saber Pungli Kabupaten Rembang Pranandya Subyakto mengatakan timnya sudah berupaya turun ke lapangan sejak dilantik Desember 2016 lalu. Baru-baru ini, kata Pranandya, Tim Saber Pungli nyaris menangkap pelaku pungli.

Sayangnya, kata Pranandya, pelaku pungli mengenali anggota Tim Saber Pungli sehingga lolos dari penangkapan.

"Kami sebenarnya menemukan indikasi di Rembng ada pungli yang dilakukan oknum. Tapi sampai saat ini kami belum bisa melakukan tangkap tangan, karena terkendala alat bukti. Mohon maaf," kata Pranandya kepada KBR di Rembang, Senin (8/5/2017).

Pranandya yang juga menjabat Wakil Kapolres Rembang itu mengatakan saat ini Tim Saber Pungli kembali membahas upaya penanganan indikasi pungli dan menunggu waktu.

"Kemarin hampir saja kami menemukan itu, mungkin pelaku tahu kami dari Saber Pungli, pelaku langsung lari," kata Pranandya.

Ia membeberkan sejumlah kendala yang membuat gerak langkah Tim Saber Pungli kurang leluasa. Diantaranya, kata Pranandya, sebagai ketua pelaksana ia juga harus menyampaikan laporan tugas sehari-hari sebagai Wakapolres kepada pimpinan Polres, sekaligus juga berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Rembang.

Kinerja Tim Saber Pungli itu memicu kritik dari sejumlah pihak. Salah seorang tokoh masyarakat Rembang, Sunarto mengatakan komposisi Tim Saber Pungli yang terdiri dari polisi, jaksa dan pejabat pemerintah daerah rawan disandera konflik kepentingan.

"Padahal dugaan pungli justru rawan terjadi di lingkungan-lingkungan institusi itu. Kemungkinan sangat sulit menyeret pelaku pungli dari kelompok mereka sendiri," kata Sunarto.

Sunarto menyarankan agar Tim Saber Pungli di Rembang juga melibatkan anggota independen agar bisa bekerja efektif. Ia juga menyinggung alokasi dana yang cukup besar bagi Tim Saber Pungli Kabupaten Rembang yang mencapai Rp750 juta.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Wiranto: Kasus HAM Masa Lalu Sulit Diungkap

  • 131 TKI Ilegal Dideportasi Malaysia
  • Jasa Antar Obat RSUD Blambangan Banyuwangi
  • Pelatih Kritik Kualitas Liga 1