Salah satu korban tertimbun tambang di Desa Tatelu, Kecamatan Dimembe, Minahasa Utara, Sulawesi Utara yang berhasil diselamatkan, Jumat (14/02). (Foto: KBR/Zulkifli)


KBR, Manado- Sebanyak 13 pekerja di lokasi tambang emas rakyat di Desa Tatelu, Kecamatan Dimembe, Minahasa Utara, Sulawesi Utara berhasil diselamatkan. Mereka   tertimbun di lubang tambang sedalam 42 meter sejak Kamis dan baru bisa dievakuasi Jumat (15/4) pukul 09 WITA.

"Mereka semua sudah diobservasi dan semua dalam keadaan selamat. Tapi ada 3 orang yang kondisinya lemah," ujar Kepala Seksi Operasi Basarnas Manado, Jeffry Mewoh.

Menurut Jeffry, kejadian naas yang menimpa para petambang terjadi sekitar pukul 16.00 Wita. Saat itu, para petambang tengah menggali di lubang berukuran sekitar 1,5 meter x 1,5 meter. Ketika menggali mereka tertimbun material galian.

Para pekerja yang berasal dari Tasikmalaya, Jawa Barat tersebut bernama Ubri, Diki, Karno, Wawan, Dian, Asep, Nana, Nono, Ugi, Opim, Ali, Aep, Ali. Mereka dapat diselamatkan berkat regu penolong yang  berusaha menyuplai minuman lewat selang  yang terbuat dari plastik. Tujuannya agar mereka tetap bertahan saat upaya penyelamatan dilakukan.

Editor: Rony Sitanggang
 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!