Penjara Solo Musnahkan Puluhan Pisau dan Telepon Selular Sitaan

"Diperoleh 24 handphone atau telepon seluler, 27 kartu perdana, 43 senjata tajam atau pisau rakitan yang dibuat dari sendok dan sikat gigi."

Kamis, 27 Apr 2017 12:06 WIB

Barang sitaan Rutan kelas 1 Surakarta, Jawa Tengah sebelum dimusnahkan. (Foto: KBR/Yudha S.)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR,Solo- Rumah Tahanan kelas  1 Surakarta, Jawa Tengah memusnahkan ratusan barang hasil sitaan yang diperoleh petugas di  penjara. Kepala Penjara  Surakarta, Oga Dharmawan mengatakan, petugas menyita puluhan telepon genggam, kartu telepon, senjata tajam rakitan, dan sebagainya.

Menurut Oga, Sitaan tersebut diperoleh selama jangka waktu 5-6 bulan ini.
 
"Hasil sitaan petugas berhasil diperoleh 24 handphone atau telepon seluler, 27 kartu perdana, 43 senjata tajam atau pisau rakitan yang dibuat dari sendok dan sikat gigi. Indikasi kami, pisau rakitan ini digunakan untuk menjaga diri. Mengantisipasi pemerasan antarnapi atau tahanan di dalam penjara, atau bahkan bisa digunakan untuk menyerang petugas," ujar Kepala Penjara  Surakarta, Oga Dharmawan, saat ditemui di sela-sela pemusnahan barang sitaan, Kamis (27/4).
 
Dari pantauan di lokasi, ratusan narapidana dan  tahanan Rutan klas 1 Surakarta dikumpulkan di halaman dalam kompleks rutan. Petugas memasukkan barang sitaan tersebut ke dalam tong yang berisi api membara. Barang sitaan tersebut sebelumnya dipajang di sebuah meja. Satu per satu barang sitaan tersebut dibakar.

Saat ini Jumlah narapidana dan tahanan di Rutan klas 1 Surakarta mencapai 600 orang.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.