Pemkab Rejang Lebong Komit Tak Keluarkan Izin Mendirikan Bangunan

Aturan itu untuk mendukung instruksi presiden soal pembukaan lahan sawah baru.

Selasa, 25 Apr 2017 21:52 WIB

Alih fungsi lahan persawahan di Desa Rimbo Recap, Curup Selatan (foto: M. Antoni/KBR)


KBR, Rejang Lebong- Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong berkomitmen untuk menjaga dan mempertahankan kawasan lahan pertanian khususnya sawah. Bahkan, Bupati Rejang Lebong Ahmad Hijazi mengatakan tidak akan memberikan izin mendirikan bangunan di areal persawahan. Katanya, aturan itu sudah diterapkan di kelurahan Talang Benih dan Rimbo Recap kecamatan Curup Selatan, sebagai salah satu sentra produksi padi.

"Saya sudah instruksikan kepada seluruh elemen agar wilayah Rimbo Recap dan Talang Benih tidak diperbolehkan lagi didirikan bangunan rumah, bagi yang ingin membangun di wilayah itu IMB (Izin Mendirikan Bangunan-red) nya tidak akan diterbitkan, wilayah itu akan dipertahankan habitat atau fungsinya," ucapnya, Selasa (25/4).

Bupati Rejang Lebong Ahmad Hijazi menambahkan aturan soal pelarangan pemberian IMB itu juga sudah diatur dalam Perda Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW). Lainnya kata dia, untuk menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo terkait pembukaan lahan sawah baru.

"Saat ini kan Presiden menginstruksikan pembukaan lahan baru, sementara lahan yang ada ditutup, dialihfungsikan. Kita yang di daerah menyikapi kebijakan presiden itu harus direalisasikan," tutup Hijazi.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.