Gara-gara Konflik Internal Kraton Solo, Museum Ditutup dari Umum

Pada hari biasa, jumlah kunjungan wisatawan ke museum mencapai 100 hingga 150 wisatawan dan di akhir pekan bisa mencapai dua kali lipat.

Rabu, 05 Apr 2017 19:46 WIB

Kraton Kasunanan Solo, Jawa Tengah. (Foto: Yudha Satriawan/KBR)


KBR, Solo - Konflik internal keluarga Kraton Kasunanan Solo Jawa Tengah berdampak pada penutupan obyek wisata Museum Kraton Kasunanan.

Pengelola Museum Karaton Suryo Adimijaya mengatakan museum ditutup hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

"Kondisi di dalam kraton berdampak pada kunjungan di museum. Pengunjung tidak nyaman. Abdi dalem yang menjadi guide di Kraton juga tidak nyaman. Semua tidak nyaman dengan kondisi ini. Jadi lebih baik kita tutup sementara," kata Suryo Adimijaya, di Solo, Rabu (5/4/2017).

Suryo memperkirakan museum Kraton baru akan dibuka lagi setelah kondisi internal Kraton Solo membaik.

Museum Kraton Kasunanan Solo setiap hari dikunjungi ratusan wisatawan. Pada hari biasa, jumlah kunjungan wisatawan ke museum mencapai 100 hingga 150 wisatawan dan di akhir pekan bisa mencapai dua kali lipat.

"Puncak kunjungan itu biasanya saat liburan Lebaran, bisa sampai 600-an pengunjung per harinya," kata Suryo.

Dari pantauan KBR pada Rabu (5/4/2017), pintu masuk maupun loket penjualan tiket museum di Kraton Kasunanan Solo masih tertutup rapat. Petugas jaga kraton yang biasanya berjaga di pintu masuk kini tidak terlihat.

Yang terlihat menyolok adalah kehadiran ratusan anggota polisi dan TNI yang berjaga ketat di kompleks Kraton Kasunanan Solo. Para wisatawan yang akan berkunjung ke Kraton Solo banyak yang kecewa karena penutupan obyek wisata ikon Kota Solo ini.

Konflik internal keluarga Keraton Kasunanan Solo memanas menjelang perayaan ulang tahun ke-13 penobatan Raja Kraton Solo, Pakubuwono XIII pada 22 April mendatang. Dua kubu dari keluarga Raja Kraton Solo, yaitu Dewan Adat dan Tim 5 Panca Narendra saling mengklaim paling berhak mengelola Kraton Solo. Sejumlah upaya mediasi ke kedua kubu belum mencapai hasil.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

PPATK Telusuri Rekening First Travel

  • Buruh PT Nyonya Meneer Ajukan Tagihan Rp98 Miliar
  • Pesawat Pengangkut Haji Arab Saudi Belum Boleh Mendarat di Qatar

Impor barang dari luar negeri selalu diawasi dan memiliki ketentuan, jangan sampai Anda menjadi orang yang tidak tahu ketentuan yang dimiliki Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno Hatta