Ini Penyebab Biaya Ibadah Haji Tahun 2018 Naik 900 Ribu

"Pemerintah Saudi Arabia mengeluarkan kebijakan 5% pajak pada semua pengeluaran."

Rabu, 24 Jan 2018 11:47 WIB

Ilustrasi: Jamaah Haji. (Foto: Antara)

KBR, Semarang- Pemerintah memperkirakan biaya haji  2018   naik sebesar  2,58 persen. Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin mengatakan   kenaikan biaya haji  sekitar 900 ribu rupiah.

"Tahun ini naik sebesar sekitar 900 ribu rupiah dibanding tahun lalu, jadi itu artinya  2,58% dari biaya haji tahun lalu," ujar Lukman dalam wawancara kepada wartawan di Wisma Perdamaian, Rabu (24/1/2018).  

Ia mengklaim, kenaikan 2,58% ini lebih kecil dibandingkan pajak 5% yang diperlakukan oleh pemerintah Arab Saudi. Kata Lukman, rancangan ini masih akan didalami bersama DPR.  

Menteri Agama  mengatakan ada tiga hal yang menyebabkan kenaikan biaya haji  tahun ini.

"Pertama adalah biaya aftur. Jadi bahan bakar pesawat udara kecenderungannya naik tahun ini dibanding tahun lalu. Yang kedua pemerintah Saudi Arabia mengeluarkan kebijakan 5% pajak pada semua pengeluaran. Mulai dari hotel, makanan, transportasi itu semua naik 5%. Yang ketiga adanya penambahan layanan, yang tahun lalu sebanyak 25 kali makan selama jamaah berada di Makkah, tahun ini kita tingkatkan menjadi 50 kali makan," ujar Lukman.

Kementerian Agama memperkirakan  biaya ibadah haji pada  2018 sebesar Rp 35.790.982,00. Angka ini meningkat dibandingkan  2017  sebesar Rp 34.890.312,00.

Editor: Rony Sitanggang


Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Wiranto Batalkan Wacana Pj Gubernur dari Polisi

  • PPATK: Politik Uang Rawan sejak Kampanye hingga Pengesahan Suara
  • Hampir 30 Ribu Warga Kabupaten Bandung Mengungsi Akibat Banjir
  • Persiapan Pemilu, Polisi Malaysia Dilarang Cuti 3 Bulan Ini

Pada 2018 Yayasan Pantau memberikan penghargaan ini kepada Pemimpin Redaksi Kantor Berita Radio (KBR) Citra Dyah Prastuti, untuk keberaniannya mengarahkan liputan tentang demokrasi dan toleransi.