Harga di Pasar Belum Stabil, Bulog Sumut Pasok 30 Ribu Ton Beras Medium

Bulog berharap cara ini bisa memberikan deflasi bagi Sumut.

Jumat, 05 Jan 2018 20:09 WIB

Ilustrasi: beras di gudang Bulog (Foto: Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Medan- Badan Urusan Logistik (Bulog) Sumatera Utara (Sumut), akan memasok 30 ribu hingga 40 ribu ton beras medium ke seluruh pasar di wilayah Sumut. Hal itu dilakukan karena belum stabilnya harga beras medium di pasar.

Kepala Perum Bulog Divre Sumut, Benhur Ngkaimi mengatakan, dalam dua minggu terakhir pihaknya telah menggelontorkan beras sebanyak 5 ribu ton.

"Saat ini yang kurang di pasar adalah beras medium. Makanya akan kita gelontor beras medium," kata Benhur, Jumat (5/1).

Lanjut dia, saat ini Bulog mengharapkan harga beras medium berkisar Rp 9.000 hingga Rp 9.500 per kilogramnya, sehingga bisa memberikan deflasi bagi Sumut. "Mudah-mudahan, harga beras itu mulai turun walaupun masih kecil. Jadi mohon kita bersama-sama harga beras ini bisa tidak inflasi. Semoga bisa deflasi ke Sumut," terangnya.

Nantinya jika permintaan pasar banyak dan harga beras medium normal hingga April atau Mei 2018, Bulog akan menggelontorkan seluruh beras medium tersebut.

Saat ini Bulog masih menyebar beras medium ke seluruh distributor di wilayah Sumut. Hal itu sesuai dengan arahan pemerintah terhadap Bulog untuk memasok beras medium secara besar-besaran ke pasar di Indonesia.

Editor: Dimas Rizky
 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.