Rusuh di Penjaringan, Warga Luar Batang Siaga

"Situasinya masih rusuh. Orang Muara Baru. Kita orang Luar Batang lagi siaga jaga,"

Jumat, 04 Nov 2016 23:39 WIB

Warga melempari batu ke arah petugas kepolisian saat bentrokan yang terjadi di Penjaringan, Jakarta, Jumat (4/11) malam. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Kericuhan terjadi di Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara terjadi usai polisi   membubarkan peserta unjuk rasa di sekitar Monas yang menuntut proses hukum terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Warga Luar Batang, Faisal, menyatakan hingga pukul 23.00 warga masih siaga. Kata dia, sejumlah warga ikut ke luar rumah dan berjaga-jaga mengantisipasi keributan masuk ke daerahnya.

"Saya di Luar Batang, menjaga," terangnya kepada KBR saat dihubungi, Jumat (4/11/2016) malam.

"Situasinya masih rusuh. Orang Muara Baru. Kita orang Luar Batang lagi siaga jaga," katanya.

Kericuhan ini terjadi di daerah Pluit, hanya lima kilometer dari Perumahan Pantai Mutiara tempat rumah Ahok.

Aparat polisi dan TNI sudah berjaga sejak pukul 21.00 WIB. Aparat keamanan yang mengenakan pelindung lengkap sempat dilempari batu oleh massa. Polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa.

Massa dilaporkan sempat menjarah satu minimarket di daerah ini.

Editor: Rony Sitanggang
 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Korupsi Alat Kesehatan, Ratu Atut Divonis 5,5 tahun penjara

  • Korupsi E-KTP, Jaksa Apresiasi Hakim Akui Peran Setnov
  • Pansel Klarifikasi Temuan Masyarakat Kepada Calon Komisioner Komnas HAM
  • Polisi: Tidak Ada Gejolak Sosial Pasca Pembubaran HTI di Solo

Mari dukung penyelenggaraan jaminan kesehatan nasional, dengan BPJS, dengan gotong royong semua tertolong.