Partai Demokrat Sarankan Masyarakat Adukan Fahri Hamzah ke MKD

Pada Selasa, 26 September 2017, empat fraksi di DPR yaitu Demokrat, Gerindra, PAN dan PKS menolak rencana perpanjangan masa kerja Pansus Hak Angket DPR terhadap KPK.

Rabu, 27 Sep 2017 11:34 WIB

Pimpinan sidang Fahri Hamzah menerima laporan dari Ketua Pansus Angket KPK Agun Gunandjar di sidang paripurna DPR, Jakarta, Selasa (26/9/2017). (Foto: ANTARA/Wahyu Putro)

KBR, Jakarta - Wakil Ketua DPR dari Fraksi Demokrat, Agus Hermanto menyayangkan sikap koleganya sesama wakil ketua DPR Fahri Hamzah yang tidak mengakomodasi pendapat seluruh fraksi di sidang paripurna DPR, pada Selasa, 26 September 2017 kemarin. 

Saat itu, Fahri Hamzah memimpin sidang paripurna pengambilan keputusan terhadap laporan Panitia Khusus Hak Angket DPR terhadap KPK.

Agus Hermanto yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat menilai Fahri terlalu cepat mengambil keputusan untuk menerima laporan kerja Pansus.

Agus menduga Fahri melanggar prosedur dalam tata tertib pengambilan keputusan di sidang paripurna DPR. Sebab, Fahri tidak memberikan ruang kepada beberapa fraksi yang menolak laporan Pansus.

"Apabila ada perbedaan, harus dilaksanakan lobi fraksi terlebih dahulu. Setelah lobi fraksi nanti hasilnya disampaikan lagi kepada sidang paripurna bahwa hasil lobinya seperti ini, misalnya. Bisa saja disetujui dengan catatan dan lain sebagainya. Tapi kemarin ruang itu ngga ada seperti itu, sehingga cepat-cepat diketok," kata Agus di Komplek DPR, Senayan, Rabu (27/9/2017).

Agus menyerahkan sepenuhnya dugaan pelanggaran prosedur ini kepada mekanisme di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR. Ia menyarankan masyarakat yang merasa tidak berkenan dengan sikap Fahri Hamzah dalam memimpin sidang paripurna untuk melapor ke MKD.

"Yang jelas Demokrat dan anggota dewan merupakan subyek dari pembahasan sehingga tidak bisa melaporkan ke MKD," kata Agus.

Pada Selasa, 26 September 2017, empat fraksi di DPR yaitu Demokrat, Gerindra, PAN dan PKS menolak rencana perpanjangan masa kerja Pansus Hak Angket DPR terhadap KPK. 

Namun pendapat mereka tidak diakomodasi Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah selaku pimpinan Sidang Paripurna. Tiga fraksi yakni Gerindra, PKS dan PAN memutuskan walkout atau keluar dari ruangan Sidang Paripurna.

Baca juga:

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Penggantian Ketua DPR Dinilai Tak Perlu Tergesa-gesa

  • PKB: Keputusan Golkar Terkait Posisi Setnov Menyandera DPR
  • Mendagri: Usulan Tim Gubernur Anies Melebihi Kapasitas yang Diatur Undang-undang
  • Golkar Resmi Dukung Khofifah-Emil di Pilkada Jatim