Kebakaran di Lereng Gunung Ciremai Capai Puluhan Hektar

Kepulan asap masih terlihat dan titik api masih ditemukan di bawah batu.

Minggu, 24 Sep 2017 15:16 WIB

Salah satu titik di TNGC yang terbakar. Foto: Frans Mokalu/KBR

KBR, Cirebon - Kebakaran hutan di lereng Gunung Ciremai yang terjadi sejak Kamis (21/09/2017) mencapai 40 hektar lebih. Petugas Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Darsono mengatakan, kebakaran sudah mereda setelah dipadamkan 8 jam. Kendati demikian, kepulan asap masih terlihat dan titik api masih ditemukan di bawah batu.

“Di setiap titik kami temukan dan langsung dipadamkan, dan kalau ada asap sekecil apapun itu juga kita padamkan. Karena, kalau tidak cepat-cepat diamankan api-api kecil itu berpotensi menimbulkan kebakaran lagi,” katanya, Minggu (24/05/2017).

Darsono terkendala keterbatasan alat untuk memadamkan api di bawah batu. “Api itu kan adanya dibawah batu, mengangkat batunya yang sulit. Karena kita hanya mengandalkan tangan dan peralatan yang ada,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggunalangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin mengatakan, api mulai terlihat sekitar pukul 15.00 Wib di Batu Saheng Dusun Binakarya Pakuncen Desa Kaduela Kecamatan Pasawahan Kabupaten Kuningan.

“Kebakaran menyebabkan sebagian tegakan semak belukar tegakan sonokeling dan beberapa bagian tanaman restorasi terbakar,” terangnya.

Baca juga: Gubernur Bali Minta Warga di Daerah Rawan Bencana Gunung Agung Mengungsi

Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Wiranto Batalkan Wacana Pj Gubernur dari Polisi

  • PPATK: Politik Uang Rawan sejak Kampanye hingga Pengesahan Suara
  • Hampir 30 Ribu Warga Kabupaten Bandung Mengungsi Akibat Banjir
  • Persiapan Pemilu, Polisi Malaysia Dilarang Cuti 3 Bulan Ini

Pada 2018 Yayasan Pantau memberikan penghargaan ini kepada Pemimpin Redaksi Kantor Berita Radio (KBR) Citra Dyah Prastuti, untuk keberaniannya mengarahkan liputan tentang demokrasi dan toleransi.