Tunggakan Pajak Google, Sri Mulyani: Sudah ada Kesepakatan

"Itu sesuatu yang sifatnya rahasia kita tidak beritahu berapa satu perusahaan atau wajib pajak membayar."

Selasa, 13 Jun 2017 13:14 WIB

Kantor Google di Indonesia. (Sumber FB)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Jakarta- Pemerintah dan Perusahaan mesin pencari Google sudah menyepakati nilai tunggakan pajak yang akan dilunasi oleh perusahaan asal Amerika Serikat itu. Kata Menteri Keuangan Sri Mulyani besaran nilai yang dibayarkan disesuaikan dengan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Google tahun lalu.

"Kita sudah ada pembahasan, dan ada satu agreement berdasarkan SPT tahun 2016, "ujar Sri Mulyani di kantornya, Senin (13/6).

Namun bekas Direktur Pelaksana World Bank itu tak mengungkap berapa angka pasti yang akan dibayarkan. Alasannya, informasi tersebut bersifat rahasia.

"Itu sesuatu yang sifatnya rahasia kita tidak beritahu berapa satu perusahaan atau wajib pajak membayar." Tegas dia.

Sebelumnya perusahaan   ini dituding telah menunggak pajak kepada Indonesia selama lima tahun. Ia disebut hanya membayar 0,1 persen dari total pajak yang seharusnya dibayar. Nilai tunggakannya ditaksir mencapai Rp 5,5 triliun.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Tanggal 23 Juli nanti kita akan merayakan Hari Anak Nasional. Peringatan ini diharapkan bisa menjadi pengingat bahwa masih banyak persoalan yang dihadapi anak Indonesia.