Jokowi: Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Pertemuan Trump dan Kim Jong-un

Presiden Joko Widodo menyatakan Indonesia siap menjadi tuan rumah untuk pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

Senin, 30 Apr 2018 23:51 WIB

Presiden Joko Widodo (tengah) berbincang dengan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang Beom (kiri) dan Duta Besar Korea Utara untuk Indonesia An Kwang Il usai pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/4). (Foto: ANTARA/ Wahyu P)

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo menyatakan Indonesia siap menjadi tuan rumah untuk pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

Kata Jokowi, tawaran itu telah disampaikan ke Duta Besar Korea Utara An Kwang-il di hadapan Duta Besar Korea Selatan Kim Chang-beom. Jokowi menuturkan, peran Indonesia sebagai tuan rumah juga sekaligus menjadi juru damai bagi kedua negara di Semenanjung Korea.

"Tadi kami menawarkan apabila Indonesia dibutuhkan, kita siap. Intinya itu. Yang kedua, juga termasuk di dalamnya tadi kita menawarkan apabila ada rencana pertemuan antara Presiden Kim jong-un dan Presiden Donald Trump untuk bisa dilaksanakan di Indonesia, kami juga tawarkan," kata Jokowi di Istana Merdeka, Senin (30/4/2018).

Selanjutnya, kata Jokowi, Dubes An Kwang-il akan meneruskan tawaran itu dan menunggu keputusan persetujuan Kim Jong-un. Menurut Jokowi, pertemuan antara Donald Trump dan Kim Jong-un jadi sangat penting untuk menghentikan konflik antara Korea Utara dan Korea Selatan. Sebab agenda pertemuan keduanya itu untuk membahas penghentian program nuklir dan rudal Korea Utara.

Baca juga:

Sebelumnya, setelah konferensi tingkat tinggi (KTT) yang bersejarah antara Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in yang berujung komitmen untuk berdamai, Donald Trump menyatakan kesediaannya bertemu dengan Kim Jong-un.

Pertemuan Trump dan Kim Jong-un tersebut akan membahas denuklirisasi, untuk membebaskan Semenanjung Korea dari nuklir. Beberapa negara juga telah menawarkan diri menjadi tuan rumah, seperti Mongolia dan Singapura.



Editor: Nurika Manan

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.