Saksi Teror di Prancis: Pelaku Berumur 25 Tahun

Pelaku beraksi dengan tenang

Sabtu, 14 Nov 2015 15:28 WIB

Polisi berjaga pasca serangakaian teror bom dan penembakan di Paris, Perancis. (foto: www.setkab.go.id)

KBR- Saksi mata bernama Jerome Bartelemy yang selamat dalam penyerangan di Aula Konser di Paris Jumat malam mengaku melihat salah satu penembak berumur tak lebih dari 25 tahun. Jerome saat itu sedang berada di sebuah bar bersama teman-temannya ketika penembakan berlangsung. Dia juga mengatakan ciri-ciri pelaku dengan rambut coklat dan berjaket hitam bergaris putih. Selain itu dia juga melihat beberapa orang penyerang lainnya dari jarak jauh yang memberondong tembakan dengan membabi buta. Ujarnya, pelaku juga melakukan aksinya dengan tenang.

Saat itu kata Jerome, sebagian orang mengira penembakan tersebut adalah kembang api. Tapi dia menyelamatkan diri setelah melihat beberapa orang roboh akibat diterjang timah panas. Lebih dari 100 orang tewas akibat serangan bersenjata itu. (theguardian) 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

BSN Sebut Hasil Uji Beras Sudah Sesuai Ketentuan

  • Menteri Sri: Swasta Jangan Mengeluh, Datangi Kami Biayai Infrastruktur
  • Asuransi TKI Cilacap Meninggal Kecelakaan Kerja Di Korsel Terkendala Dokumen
  • Tiga Bulan Menjabat, Popularitas Macron Terjun Bebas

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.