Dituduh Teroris, Polisi Malaysia Periksa Tiga WNI

Mereka dituduh merencanakan serangan teror.

Sabtu, 26 Sep 2015 18:36 WIB

Ilustrasi penangkapan. (Foto: Antara)

KBR - Wakil Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Hermono mengaku, belum diberi kesempatan Polisi Diraja Malaysia untuk menemui tiga warga negara Indonesia yang tertangkap di sana. Melalui pesan singkatnya kepada KBR, Hermono menjelaskan, saat ini kepolisian masih belum selesai memeriksa ketiga orang tersebut.

"Kepastian untuk memberikan bantuan hukum bakal diputuskan saat pihaknya menerima hasil pemeriksaan WNI itu," jelas Hermono, Sabtu, (26/9).

Sebelumnya, pihak berwenang Malaysia menangkap beberapa orang, termasuk tiga WNI, seorang warga Suriah dan seorang warga Malaysia. Mereka dituduh merencanakan serangan teror. Penangkapan dilakukan sehari setelah pihak Kedutaan Amerika Serikat (AS) dan Kedutaan Australia, mengeluarkan peringatan kepada warganya.

Peringatan itu isinya, meminta warga kedua negara itu menghindari destinasi wisata di Malaysia. Peringatan yang dikeluarkan pada Kamis, (26/9), didasarkan atas ancaman keamanan yang tidak diketahui. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Puasa kali ini bertepatan dengan masa kampanye pilkada 2018