Usai Ledakan, Warga Tianjin Terancam Kimia Berbahaya

Udara di kota itu jadi tercemar dan kesehatan terancam karena diduga ada zat kimia berbahaya yang terlepas ke udara karena ledakan.

Jumat, 14 Agus 2015 11:26 WIB

Ilustrasi/ANTARAFOTO.

KBR - Ledakan dahsyat di Kota Tianjin, Tiongkok tidak hanya menewaskan puluhan orang dan melukai ratusan lainnya, namun juga mengancam warga kota yang selamat. Pasalnya, udara di kota itu jadi tercemar dan kesehatan terancam karena diduga ada zat kimia berbahaya yang terlepas ke udara karena ledakan. 

Seorang warga asal Singapura yang bekerja di Tianjin mengaku bahwa kualitas udara pasca ledakan kemarin malam sangat buruk. Dua kali ledakan terjadi. Berdasarkan penghitungan Pusat Jaringan Gempa Bumi Tiongkok kekuatan ledakan tersebut setara puluhan ton TNT dan gempa bumi 2,9 skala richter.

Sedikitnya 50 orang tewas dalam insiden tersebut, 12 di antaranya adalah pemadam kebakaran. Sebanyak 500 orang terluka, 71 dalam kondisi kritis. Puluhan pemadam dilaporkan hilang. 

Pemerintah lokal belum melakukan penyelidikan karena api masih berkobar di beberapa tempat. Namun mereka menduga ledakan terjadi akibat ketidaksesuaian informasi soal barang berbahaya yang disimpan di gudang tersebut.  (CNN)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.