Pemilu Australia: Turnbull Umumkan Kemenangan

Koalisi pimpinan Turnbull telah mendapatkan 73 kursi DPR, sementara Partai Buruh memperoleh 66 kursi.

Minggu, 10 Jul 2016 15:08 WIB

Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull. Foto: Facebook Malcolm Turnbull.

KBR - Koalisi partai Liberal dan Nasional yang dihimpun Perdana menteri Australia Malcolm Turnbull mengumumkan kemenangan atas Partai Buruh pada pemilihan umum federal 2016. Mengutip BBC, koalisi pimpinan Turnbull telah mendapatkan 73 kursi DPR, sementara Partai Buruh memperoleh 66 kursi. Ia hanya perlu 1 kursi lagi dan dukungan 3 politisi independen dan partai kecil untuk memerintah kembali.

"Kami menggelar pemilu yang sukses. Kami telah meraih jumlah terbesar dari kursi parlemen," jelas Turnbull.

Ia mengatakan telah mendapat ucapan selamat dari pemimpin Partai Buruh, Bill Shorten atas kemenangan ini. Menurutnya, Bill Shorten juga menawarkan kerjasama dalam mebuat kebijakan bersama dan di parlemen.

Menanggapi tawaran tersebut, Turnbull menyambut baik tawaran tersebut dan akan bekerja dengan Partai Buruh untuk mencoba dan mendanai pelayanan penting sambil menyeimbangkan anggaran.

"Tantangan-tantangan ini tidak mudah tidak ada solusi sederhana tapi itulah mengapa mereka membutuhkan pikiran yang terbaik, otak terbaik kami, di atas semua kebijakan bagus yang terbaik di parlemen baru kami untuk memberikan itu," katanya.

"Ini penting bahwa parlemen ini bekerja. Sangat penting bahwa kita bekerja sama dan sejauh yang kami dapat mencoba untuk menemukan cara-cara di mana kita semua bisa sepakat."

Sabtu (02/07) lalu, rakyat Australia mulai menentukan pilihan mereka dalam pemilihan umum federal.

Perdana Menteri Malcolm Turnbull dalam kampanyenya menjamin kepada para pemilih bahwa dia mampu menghasilkan kepastian ekonomi. Ia juga berjanji akan memangkas tarif pajak bagi para pekerja serta pengusaha kecil. (ABC dan BBC) 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob

  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

pernah melihat atau bahkan mengalami sendiri perlakuan diskriminatif / ujaran kebencian di ruang pendidikan, tempat kerja, lembaga pemerintahan, dan ruang publik lainnya tapi tidak tahu lapor kemana?