Koike Jadi Gubernur Perempuan Tokyo Pertama

Koike menggantikan Gubernur Tokyo Yoichi Masuzoe yang mundur karena skandal keuangan.

Minggu, 31 Jul 2016 21:45 WIB

Foto: www.yuriko.or.jp

KBR - Politisi veteran Yuriko Koike terpilih menjadi Gubernur Tokyo, Minggu (31/7) kemarin. Koike menjadi gubernur perempuan pertama yang memimpin ibu kota Jepang.

"Saya akan memimpin perpolitikan Tokyo dengan cara yang tidak pernah dilakukan sebelumnya. Tokyo yang kau belum pernah lihat," lantang Koike.

Pilkada tersebut diikuti oleh 21 calon untuk menggantikan Gubernur Tokyo sebelumnya, Yoichi Masuzoe. Masuzoe mundur dari jabatannya setelah terjerat skandal keuangan.

Tugas utama untuk Koike yaitu menghadapi persiapan Olimpiade Musim Panas Tokyo 2020 yang bermasalah. Persiapan kejuaraan empat tahun sekali itu telah tercemar oleh skandal dan biaya yang memuncak. Koike harus menutupi biaya persiapan yang membengkak dua sampai tiga kali lipat menjadi 730 miliar yen.

Tugas pokok Koike lainnya adalah meningkatkan minimnya fasilitas untuk anak, perencanaan kontigensi bencana alam, dan persiapan ancaman gempa bumi di ibu kota. (Channelnewsasia)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Menteri LHK Ingin Setop Permanen Pemberian Izin Hutan Primer dan Lahan Gambut

  • Stok Langka, Pembelian Garam di Solo Mulai Dibatasi
  • Cina Bersiap Hadapi Konflik dengan Korea Utara
  • Tunggak Gaji Pemain, Sejumlah Klub di Cina Masuk Daftar Hitam

Indonesia mengalami masalah ketimpangan (inequality) dan tengah berupaya memeranginya. Simak perbincangannya hanya di Ruang Publik KBR, Rabu 26 Juli 2017 pukul 09.00-10.00 WIB.