Akhir Tahun Ini, Keluarga di Tiongkok Boleh Punya Dua Anak

kebijakan satu anak yang diberlakukan di negara itu justru malah meningkatkan laju pertumbuhan penduduk dan tingkat aborsi ilegal.

Jumat, 24 Jul 2015 11:46 WIB

Bendera Tiongkok/ANTARAFOTO.

KBR - Tiongkok sedang mempertimbangkan kemungkinan mengubah kebijakan satu anak menjadi dua anak. Kebijakan ini kemungkinan akan mulai diberlakukan akhir tahun jika semua persiapan berjalan lancar.

Seperti diberitakan China Business News, kebijakan satu anak yang diberlakukan di negara itu justru malah meningkatkan laju pertumbuhan penduduk dan tingkat aborsi ilegal.

Kebijakan satu anak mulai diberlakukan pada 1980. Lu Jiehua, profesor studi kependudukan Universitas Peking, mengatakan perubahan kebijakan ini didorong oleh tumbuhnya oposisi publik terhadap hukum keluarga berencana.  (China Business News)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU

  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI
  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara

Pertemuan Cikeas, SMRC: Sudah Bisa Dibaca Itu Prabowo & AHY

  • KPK Bantah Abai Berikan Perlindungan Kepada Novel Baswedan
  • Bupati Cilacap Larang Balon Udara dan Layang-Layang

Fasilitas KITE IKM diharapkan menjadi jawaban untuk mendorong industri kecil dan menengah untuk terus bergeliat meningkatkan ekspor di tanah air.