Survei: Tingkat Lembur Jepang Melebihi Batas "Karoshi"

Karoshi adalah istilah Jepang untuk kematian akibat kelelahan bekerja.

Rabu, 18 Mei 2016 16:33 WIB

Karoshi adalah istilah di Jepang untuk kematian akibat bekerja terlalu keras. (Foto: jepang.panduanw

Karoshi adalah istilah di Jepang untuk kematian akibat bekerja terlalu keras. (Foto: jepang.panduanwisata.id)

KBR - Menteri Tenaga Kerja Jepang menyatakan bahwa para pekerja di 1 dari 5 perusahaan lembur lebih dari 80 jam per bulan. 

Angka itu melebihi kriteria pemerintah Jepang untuk kasus "karoshi" atau kematian karena lembur.

Penelitian ini dilakukan pada Desember dan Januari, dengan responden 1.700 perusahaan. 

Perusahaan telekomunikasi menunjukkan angka tertinggi dengan 44 persen, disusul perusahaan riset dan teknologi 40 persen, kemudian industri transportasi 38 persen.

Pejabat kementerian mengatakan akan melakukan lebih banyak survey untuk meningkatkan pengawasan kepada industri, terutama yang banyak kasus kematian akibat lembur. (NHK)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi

  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

Demi Kesetaraan, Kemenhub Berkeras Batasi Tarif Taksi Online

  • Kasus Hakim Praperadilan Setnov Segera Masuk Sidang Panel KY
  • Kasus Pribumi, Polri Masih Kaji Laporan terhadap Anies Baswedan
  • Pernikahan Usia Anak di NTB Masih Tinggi