Gambar di akun Twitter Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau (Foto: Twitter)

Gambar di akun Twitter Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau (Foto: Twitter)

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengumumkan larangan diskriminasi terhadap kelompok transgender. Aturan ini melindungi transgender dari ujaran kebencian dan diskriminasi.

“Sampai saat ini, dengan semua hal yang sudah kita lalui, kita masih sering menyaksikan korban ketidakadilan,” kata Trudeau dalam pidatonya di sebuah acara di Montreal yang digagas oleh kelompok gay, Fondation Emergence.

Aturan ini secara resmi akan diluncurkan hari ini oleh Menteri Kehakiman Jody Wilson-Raybould, tepat di peringatan Hari Internasional Melawan Homofobia, Transfobia dan Bifobia.

“Kita harus terus mendesakkan kesetaraan yang sesungguhnya.”

Dalam acara tersebut, Trudeau juga menerima Laurent McCutcheon Award untuk komitmennya melawan homofobia dan transfobia. 

Trudeau juga memastikan lewat akun Twitternya kalau ia akan hadir di acara Montreal Pride pada musim panas ini. Montreal Pride atau Fierté Montréal  adalah festival tahunan LGBT yang digelar selama tujuh hari berturut-turut, dari Senin sampai Minggu.  Acara ini terbuka bagi semua orang, baik yang LGBT maupun heteroseksual. 

Di saat yang sama, Amerika Serikat tengah hangat berdebat soal transgender. Baru-baru ini negara bagian Karolina Utara mengeluarkan aturan supaya individu transgender menggunakan toilet sesuai dengan identitas gender saat mereka lahir. Aturan ini memicu boikot dan saat ini tengah digugat oleh Departemen Kehakiman Federal. (CBC, Telegraph) 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!