Penyergapan Ke Abu Sayyaf Gagal, Belasan Tentara Filipina Tewas

Empat tentara lainnya juga dilaporkan dipancung oleh pihak Abu Sayyaf.

Minggu, 10 Apr 2016 14:35 WIB

Filipina Selatan. Antara Foto

KBR - Sebanyak 18 tentara Filipina tewas dan 50 tentara lainnya terluka dalam pertempuran dengan kelompok Abu Sayyaf di pulau Basilan, Filipina pada Sabtu, 9 April 2016. Mengutip BBC, 4 tentara lainnya juga dilaporkan dipancung oleh pihak Abu Sayyaf.

Sementara jumlah tewas dari kelompok Abu Sayyaf dilaporkan berjumlah 5 milisi. Salah satu penyebab banyaknya korban jiwa dari tentara Filipina, juru bicara dari kesatuan tentara, Kolonel Benedict Manquiquis mengatakan, karena posisi kelompok Abu Sayyaf yang lebih tinggi dibandingkan posisi tentara Filipina. Akibatnya, tentara Filipina menjadi sasaran empuk para milisi meskipun sudah berlindung.

"Musuh berada di posisi yang lebih tinggi sehingga ke manapun tentara kami berlindung, mereka tetap diserang oleh senjata berat dan bahan peledak buatan," ujar Benedict.

Untuk misi penyerangan ini, dikabarkan untuk menyasar pemimpin Abu Sayyaf yang sudah berjanji setia pada ISIS. Pemerintah Amerika Serikat menawarkan imbalan sampai $5 juta atau sekitar Rp65 miliar untuk informasi yang berujung pada penangkapan Isnilon Hapilon. (BBC)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Pecah Antrian, PT ASDP Merak Pisahkan Kendaraan Pemudik Dengan Kendaraan Niaga

  • Desa Sambirejo Timur Tolak Jenazah Pelaku Teror di Mapolda Sumatera Utara
  • Pengamat: Eks ISIS Harus Direhabilitasi Sebelum Kembali ke Masyarakat
  • Lima Hari Bertugas, Dokter Anestesi Ditemukan Meninggal Dunia

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?