Pasukan khusus Amerika Serikat di Timur Tengah. Foto: Antara

KBR- Opsi pengiriman pasukan infantri Amerika Serikat untuk ikut serta dalam konflik di Suriah yang telah menewaskan 250 ribu orang dalam kurun waktu 5 tahun ditolak. Mengutip BBC, Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan, pengiriman pasukan darat tidak akan mampu menyelesaiakan konflik tersebut.

"Akan menjadi kesalahan bagi Amerika Serikat, atau Inggris untuk mengirim pasukan darat dan menggulingkan rezim (Presiden Suriah Bashar al) Assad,” kata Obama.

Obama juga tidak yakin akan mampu mengalahkan kelompok ISIS dalam 9 bulan sisa masa jabatannya. Meski demikian, pasukan koalisi dapat pelan-pelan mengurangi kekuatan ISIS melalui serangan udara di Suriah.

"Saya pikir tiada solusi sederhana. Supaya kita bisa menyelesaikan masalah-masalah jangka panjang di Suriah, solusi militer saja, dan tentu dengan kita mengirim pasukan darat, tidak akan mewujudkan itu,” imbuhnya.

Sebelumnya, Amerika Serikat dan Rusia telah sepakat untuk membuat draf konstitusi baru Suriah pada Agustus mendatang. Selain itu, kedua negara juga sepakat untuk menekan pemerintah Suriah dan pemberontak untuk mempercepat pembahasan transisi politik. (BBC)

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!