Islandia Umumkan PM Baru

PM sebelumnya mundur setelah namanya muncul dalam laporan Panama Papers.

Kamis, 07 Apr 2016 08:31 WIB

Demo di Islandia menuntut PM Sigmundur Gunnlaugsson mundur (Foto: BBC)

Demo di Islandia menuntut PM Sigmundur Gunnlaugsson mundur (Foto: BBC)

KBR - Koalisi yang berkuasa di Islandia menunjuk Sigurdur Ingi Johannsson sebagai Perdana Menteri yang baru. Pemilu yang lebih awal juga akan digelar pada musim semi mendatang.

Johannsson adalah Menteri Pertanian dan Perikanan sekaligus wakil ketua Partai Progresif (PP).

Johannsson mengatakan, ia akan mencari persetujuan presiden untuk menduduki posisinya yang baru sebagai Perdana Menteri.

Langkah ini diambil setelah Perdaana Menteri dan Ketua PPP Sigmundur Gunnlaugsson turun setelah munculnya laporan Panama Papers. Dalam laporan itu disebutkan bahwa Gunnlaugsson memiliki sebuah perusahaan offshore bersama istrinya. Fakta ini memicu demonstrasi besar-besaran dari warga Islandia selama tiga hari berturut-turut.  (BBC, Time) 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

500 Kamisan, Korban Terus Tagih Janji Penyelesaian Kasus HAM Masa Lalu

  • Haris Azhar: Novel Cerita Ada Petinggi Polisi Terlibat Penyerangan
  • Terdakwa Penodaan Agama di Medan, Dituntut 2 Tahun 6 Bulan Penjara
  • Perppu Akses Informasi Keuangan Disahkan Menjadi Undang-undang

Indonesia mengalami masalah ketimpangan (inequality) dan tengah berupaya memeranginya. Simak perbincangannya hanya di Ruang Publik KBR, Rabu 26 Juli 2017 pukul 09.00-10.00 WIB.