KBRI Sana'a di Yaman Dibom, 17 Orang Terluka

Kedutaan Besar RI (KBRI) di Sana'a, Yaman, terkena serangan bom. Bom tersebut disebutkan menghancurkan sekitar 90 persen gedung KBRI.

Senin, 20 Apr 2015 18:04 WIB

Perang di Yaman (Foto: Antara)

KBR- Kedutaan Besar RI (KBRI) di Sanaa, Yaman, terkena serangan bom. Bom tersebut disebutkan menghancurkan sekitar 90 persen gedung KBRI. 17 orang mengalami luka ringan. Sementara itu beberapa staf KBRI menyelamatkan diri di kediaman Duta Besar RI tersebut.

Serangkaian ledakan kuat mengguncang ibu kota Yaman, memecahkan sejumlah kaca dan membangunkan warga. Ledakan berasal dari serangan udara koalisi negara Arab yang membidik gudang senjata pemberontak Houthi. Asap muncul dari lokasi ledakan, terlihat di langit Fag Atan, wilayah barat Sanaa. Warga banyak memposting video dan gambar ledakan, sekaligus kerusakan yang disebabkan gempuran tersebut di media sosial. Arab Saudi dan negara Teluk lainnya memulai serangan udara terhadap pemberontak Houthi di Yaman pada 26 Maret. Pemerintah Barat dan negara Arab menuding Houthi menerima persenjataan dari Iran. Iran dan Houthi sama-sama membantahnya. Sejumlah negara, termasuk Indonesia, beramai-ramai mengevakuasi warganya dari wilayah konflik di Yaman. (Associated Press/antara)

Editor:

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Mendagri: Fraksi Yang Tak Terima Silakan ke MK

  • Setengah Calon Haji Cilacap Beresiko Tinggi
  • Kabar Kematian Chester Bennington Buat Geger Dunia Maya
  • Liverpool Tolak Tawaran Barcelona untuk Countinho

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.