PM Najib Razak Klaim Tetap Solid dan Kuat

Najib mengatakan mereka adalah orang-orang yang mungkin lupa prinsip dan perjuangan partai.

Minggu, 06 Mar 2016 16:27 WIB

Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak (ANTARA)

KBR - Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menyebut koalisi Barisan Nasional yang berkuasa tetap kuat, meskipun beberapa pemimpinnya memilih bekerja dengan oposisi. Tanpa menyebutkan nama, Najib mengatakan mereka adalah orang-orang yang mungkin lupa prinsip dan perjuangan partai.

Jumat lalu, Wakil Presiden UMNO, Muhyddin Yasin dan Mukhriz Mahatir bersama Mahatir Mohammad serta 45 politisi dan aktivis menandatangani deklarasi SAVE MALAYSIA. Mereka menuntut Najib dan pendukungnya turun dari jabatannya.

Mereka juga meminta adanya pemulihan wewenang institusi yang selama ini dilemahkan pemerintahan Najib. Salah satunya, Polis Diraja Malaysia (PDRM), Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM), dan Bank Negara dan Jawatankuasa Kira-Kira Wang Negara (PAC). (The Straits Times)


Editor : Sasmito Madrim

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.