INTERMEZO: Ponsel Jatuh di Rel, Penumpang KA Dipenjara

Eric Jones, sebelumnya menarik tuas pintu darurat di rangkaian kereta komuter North Jersey Coast Line, karena ponselnya jatuh ke rel.

Selasa, 06 Des 2016 15:37 WIB

Ilustrasi kereta api. (Foto: Wikimedia/Creative Commons)

KBR - Seorang warga New Jersey Amerika Serikat dipenjara karena memberhentikan paksa kereta api.

Penumpang itu, Eric Jones, sebelumnya menarik tuas pintu darurat di rangkaian kereta komuter North Jersey Coast Line, karena ponselnya jatuh ke rel. Ponsel Erc jatuh saat ia berada di sambungan antarkereta. Peristiwa itu terjadi Senin pagi kemarin di persimpangan Stasiun Secaucus, New Jersey.

Karena pintu darurat ditarik, petugas kereta api lantas memberhentikan kereta dan Jones melompat turun ke rel. Tidak diketahui apakah Eric Jones akhirnya bisa mendapatkan ponselnya yang jatuh atau tidak. Namun ia kemudian ditangkap polisi dan dipenjara atas tuduhan mengintervensi dan melanggar protokol tentang transportasi.

PT New Jersey Transit selaku operator kereta api tersebut menyesalkan kecerobohan yang dilakukan Eric Jones. Tindakan Jones tidak hanya menyebabkan rangkaian kereta api terganggu selama 15 menit tapi juga membahayakan ratusan orang, termasuk Jones sendiri.

"Menyelamatkan barang bawaan tidak sebanding dengan mempertaruhkan nyawa," begitu pernyataan dari PT New Jersey Transit selaku operator kereta NorthJersey Coast Line.

Gara-gara kereta terhenti mendadak, sejumlah rangkaian kereta komuter lain juga mengalami delay alias terganggu perjalanannya seperti rangkaian komuter Northeast Corridor, North Jersey Coast, Raritan Valley dan Midtown Direct Lines.

Banyak orang juga mengkritik tindakan Eric Jones yang membuat gaduh para pengguna kereta komuter di hari Senin pagi yang sibuk itu. (North Jersey.com/NBC/CBS/AP) 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Wakapolri Tegaskan Tak Ada Pengamanan Khusus terkait Rencana Kembalinya Rizieq

  • JK Bantah Asian Games 2018 Kekurangan Dana
  • 5 Kecamatan di Karo Gelap Gulita Akibat Erupsi Sinabung
  • Netanyahu Kecam Pernyataan PM Polandia Soal Dalang Holocaust

Tidak lama lagi kita akan merayakan pesta rakyat yang diadakan setiap 5 tahun sekali. Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden yang jatuh pada tahun 2019.