Antisipasi Kemacetan Saat Lebaran, Gubernur Aher Bakal Bangun Jalan Tol Baru

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengaku membutuhkan jalan tol baru untuk mengantisipasi kemacetan saat arus mudik dan balik lebaran.

Jumat, 15 Jul 2016 11:07 WIB

Dua pemudik berjalan beberapa ratus meter di pintu keluar tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (10/7) beberapa waktu lalu. Kebutuhan jalan tol di provinsi ini dianggap perlu ditambah untuk mena

KBR, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengaku membutuhkan jalan tol baru untuk mengantisipasi kemacetan saat arus mudik dan balik lebaran.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengatakan, salah satu jalan tol baru itu rencananya akan dibangun di beberapa jalur mudik selatan provinsi yang dipimpinnya.

"Nagreg kan sudah terselesaikan dengan dua jalur. Tapi itu hanya sampai Nagreg, ketika masuk ke Limbangan (Garut), masuk Gentong (Tasikmalaya) jalurnya kembali satu lajur lagi serta ada bottle neck. Jadi memang ide tahun lalu, segera membangun jalan tol Cileunyi - Tasikmalaya, Cileunyi - Garut - Tasikmalaya itu sebenarnya yang harus dilegalkan. Meski belum terealisasi tetapi kini sudah masuk rencana pembangunan nasional," ujarnya di Bandung, Jumat (15/7/2016).

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengatakan, selain rencana pembangunan jalan tol di jalur mudik selatan, salah satu yang akan terealisasi adalah pembangunan ruas jalan tol Bogor - Ciawi - Sukabumi.

Dia menjelaskan, pembangunan ruas jalan tol Bogor - Ciawi - Sukabumi ditargerkan rampung pada 2019 nanti. Hal itu dikatakan Heryawan, usai peninjauan oleh Presiden Joko Widodo terkait percepatan pembangunan tol tersebut.

Pada perjalanan mudik dan balik lebaran 2016 di jalur Selatan Jawa Barat, terjadi antrean kendaraan pemudik tiga hari menjelang dan tiga hari sesudah hari raya. Meski terdapat beberapa ruas jalan tol, seperti Cipali, namun jalur lama ini tetap menjadi primadona pengguna jalan.




Editor: Quinawaty 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas

  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Warga Penolak: Rekomendasi Ombudsman Tegaskan Pembangunan Bandara NYIA Cacat Prosedur

  • Kereta BBM Anjlok Sebabkan Keterlambatan Kereta
  • Kapal Hantu Korut Kembali Terdampar di Perairan Jepang
  • Ke MU, Sanches Akan Jadi Pemain Bergaji Tertinggi Sepanjang Sejarah

Perkembangan teknologi membawa banyak kemudahan bagi kita termasuk di bidang keuangan atau FinTech atau Financial Technology.