Roy Thaniago dan Rapotivi

#16MenembusBatas Karena frekuensi itu milik publik.

Sabtu, 25 Apr 2015 07:00 WIB

Roy Thaniago (Foto: Cipta Media)

Roy Thaniago (Foto: Cipta Media)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Kesal dengan tayangan televisi yang tak bermutu? Roy Thaniago dari Remotivi punya jawabannya. Adukan segera ke Rapotivi! Laporan yang sudah diverifikasi akan diteruskan ke Komisi Penyiaran Indonesia. Karena frekuensi adalah milik publik, maka publik wajib ikut mengawasi.  

#16MenembusBatas adalah rangkaian 16 profil pilihan KBR yang dianggap telah berkontribusi melewati batas untuk mengubah kehidupan menjadi lebih baik. #MenembusBatas sekaligus menjadi tema ulang tahun KBR yang ke-16 tahun ini.  

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Polisi Anggap Penembakan Deiyai Sebatas Pelanggaran Etik

  • Fasilitas di RUSD PPU Tak Optimal Karena Kekurangan Daya Listrik
  • Perempuan India Gugat Cerai Karena Tak Ada Jamban
  • Zidane Tak Suka Penggawanya Dihadiahi Kartu Merah

Impor barang dari luar negeri selalu diawasi dan memiliki ketentuan, jangan sampai Anda menjadi orang yang tidak tahu ketentuan yang dimiliki Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno Hatta