Banjir Kembali Terjang 11 Desa di Cilacap

Tiga kecamatan itu adalah Kecamatan Sidareja, Kedungreja dan Kecamatan Gandrungmangu. Ratusan orang mengungsi.

Rabu, 20 Des 2017 14:05 WIB

Ilustrasi. Anak-anak di Kauman Desa Gunungreja, Kecamatan Sidareja, Cilacap bermain di jalan terendam banjir. (Foto: KBR/Muhamad+Ridlo)

KBR, Cilacap – Hujan deras yang terjadi tiga hari terakhir menyebabkan banjir di 11 desa di tiga kecamatan di Cilacap, Jawa Tengah pada Selasa (19/12/2017) malam. 

Tiga kecamatan itu adalah Kecamatan Sidareja, Kedungreja dan Kecamatan Gandrungmangu. Ratusan orang mengungsi. Di Sidareja saja, pengungsi mencapai 157 orang, termasuk balita dan lansia. Mereka mengungsi ke kantor Kecamatan Sidareja, Balai RT Sidareja, Posyandu dan Koramil Sidareja.

Seorang warga Desa Gunungreja di Kecamatan Sidareja, Sugeng mengatakan air merendam pekarangan warga sejak Selasa siang. Ternyata genangan air tidak segera surut, bahkan bertambah tinggi pada sore dan malam hari ketika hujan lebat kembali turun. 

Puluhan orang kemudian mengungsi ke kantor Kecamatan Sidareja pada Selasa pukul 19.30 WIB ketika air mulai masuk ke rumah mereka.

"Air mulai datang sejak Selasa kemarin. Tetapi semalam itu, sekitar habis Magrib, air bertambah tinggi, mulai masuk rumah. Jadi warga mulai mengungsi. Kemungkinan air bertambah tinggi kalau hujan lebat lagi," kata Sugeng, Rabu (20/12/2017).

Pengungsi lain, Ijah (53 tahun) mengatakan sudah menduga banjir akan merendam rumahnya ketika hujan lebat pada Selasa siang. Malam harinya, keluarga Ijah mengungsi sejak pukul 21.00 WIB ketika air sudah masuk rumah setinggi sekitar satu meter. Sedangkan di luar rumah, ketinggian air mencapai 1,5 meter. 

"Air mulai naik sekitar jam 11.30 siang. Kami mulai mengungsi jam 9 malam," kata Ijah.

Salah seorang petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidareja, Cilacap, Subekti mengatakan banjir merendam sebanyak 10 desa. Desa-desa itu antara lain Gunungreja, Sidareja, Sidamulya, Sudagaran, Tegalsari, Tinggarjaya dan Margasari di Kecamatan Sidareja. Sedangkan di Kecamatan Kedungreja, banjir melanda Desa Bangunreja dan Ciklapa. Di Kecamatan Gandrungmangu, banjir melanda Desa Bantarsari dan Kertajaya.

Baca juga:

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Selama ini kita sering mendengar berita mengenai orang yang meninggal akibat penyakit diabetes, sehingga menjadikan diabetes sebagai salah satu penyakit yang ditakuti.