Kasus Sweeping Restoran Solo, Polisi Periksa Redaktur 'Panjimas' sebagai Tersangka

"Keterlibatannya sebagai tim propaganda kelompok yang melakukan kekerasan bersama-sama di Resto Social Kitchen," kata juru bicara Mabes Polri Rikwanto, Jumat (23/12/16).

Jumat, 23 Des 2016 11:28 WIB

Ilustras. (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta - Kepolisian masih memeriksa pengelola media Panji Mas berinisial RM dalam kasus sweeping (razia) disertai perusakan dan penganiayaan yang dilakukan ormas Islam di sebuah restoran di daerah Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.

Juru bicara Polri, Rikwanto mengatakan RM mendokumentasikan aksi sweeping tersebut untuk diterbitkan di tabloid yang ia kelola.

"Keterlibatannya sebagai tim propaganda kelompok yang melakukan kekerasan bersama-sama di Resto Social Kitchen," kata Rikwanto dalam keterangan tertulis via WhatsApp, Jumat (23/12/16).

RM ditangkap di rumahnya yang berada di kawasan Sukoharjo kemarin, Kamis dini hari (22/12/16).

Baca: Polisi Tangkap Lagi Pelaku Penyerangan Restoran Solo, Kapolri: Tangkap Sebanyak Mungkin!  

Rikwanto mengatakan, RM ikut serta dalam perencanaan aksi sweeping ke restoran di Banjarsari. RM juga ikut dalam rombongan yang melakukan perusakan dan penganiayaan di Resto & Lounge Social Kitchen tersebut.

"Tersangka saat ini di bawa ke Polda Jawa Tengah guna pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

Dalam situs Panjimas.com, nama Ranu Muda tertulis sebagai redaktur.

Situs Panjimas.com mengklaim sebagai media independen yang tidak berafiliasi kepada jama’ah, tanzhim, organisasi dan kelompok tertentu. Media ini sebelumnya sempat diblokir Kementerian Kominfo, bersama situs lain seperti Arrahmah.com dan lain-lain.  

Hingga saat ini, Kepolisian Jawa Tengah telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka dugaan perusakan dan penganiayaan di restoran tersebut. Jumlah pelaku diperkirakan mencapai puluhan orang yang berasal dari organisasi Laskar Umat Islam Solo (LUIS).

"Untuk kemungkinan adanya tersangka lainnya masih dalam pengembangan," kata Rikwanto.

Pekan lalu pada Minggu (18/12/16) dini hari, sekelompok orang melakukan aksi sweeping atau razia disertai perusakan di Resto & Lounge Social Kitchen, Solo. Puluhan orang dari kelompok mengatasnamakan Laskar Umat Islam Solo (LUIS) itu datang mengendarai sepeda motor.

Mereka langsung masuk restoran, merusak barang-barang dan memukuli sejumlah pengunjung. Beberapa pengunjung restoran bahkan sempat dibawa ke rumah sakit.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Soal Munaslub, Wasekjen Golkar Minta DPD Solid

  • Pengamat: Setnov Akan Langgeng Jadi Ketua Umum Meski Dipenjara
  • DPRD Desak Pemprov DKI Rampungkan Konsep Penataan Kampung Akuarium
  • Bansos Banyak Salah Sasaran, Cilacap Siapkan Basis Data Terpadu