Kecelakaan, Dirlantas Periksa Setnov di Tahanan KPK

"Kita ambil yang cepat kita koordinasi dengan KPK kita jemput bola dengan bawa penyidik di sini. "

Kamis, 23 Nov 2017 15:13 WIB

Ketua DPR Setya Novanto usai kecelakaan.

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Jakarta- Penyidik Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya memeriksa tersangka kasus korupsi e-KTP Setya Novanto terkait kecelakaan tunggal di daerah Permata Hijau Jakarta pada Kamis,16 November 2017 lalu. Dirlantas Polda Metrro Jaya, Halim Pagarra mengatakan, pemeriksaan juga   dilakukan  terhadap  bekas wartawan Metro TV, Hilman Mattauch.

Kata dia, penyidik sudah menyiapkan beberapa pertanyaan penting soal pengetahuan Ketua DPR itu dalam peristiwa pekan lalu tersebut.

"Iya sebagai saksi korban atas kejadian pada hari Kamis tanggal 16 November pukul 18.30. (Apa yang akan dikonfirmasi?) Sebenernya ada pertanyaan wajib bagaimana dia apakah dalam keadaan sehat, siap diperiksa, didampingi oleh pengacara dan juga apa yang diketahui beliau yang dia liat itu yang akan kita tanyakan," ucapnya kepada wartawan di Kantor KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (23/11).

Kata dia, pemeriksaan hari ini dilakukan karena sudah berkoordinasi dan mendapatkan izin dari KPK.

Menurut dia, saat ini, Ketua Umum Partai Golkar itu dalam keadaan yang siap untuk diperiksa oleh penyidik Dirlantas Polda Metro Jaya.

"Kita ambil yang cepat kita koordinasi dengan KPK kita jemput bola dengan bawa penyidik di sini. (KPK nyatakan bagaimana kesehatan Pak Nov?) Sehat jadi kita kirim surat ke Ketua KPK untuk memeriksa korban ini," ucapnya.

Sebelumnya, Setya Novanto terlibat kecelakaan lalu lintas pada Kamis 16 November 2017 malam saat tengah dicari penyidik KPK terkait kasus dugaan korupsi proyek e-KTP yang menjeratnya.

Saat itu, Setnov hendak ke Studio Metro TV di Jakarta Barat untuk wawancara sebelum menyerahkan diri ke KPK.

Akibatnya, mobil Fortuner tersebut mengalami kerusakan di bagian kap mesin dan bumper depan. Selain itu, roda kanan depan pecah diduga akibat menghantam trotoar. Dan kaca tengah sebelah kiri juga pecah.

Setnov saat kejadian tengah bersama seorang ajudannya bernama Reza Pahlevi dan seorang wartawan bernama Hilman yang mengemudikan mobil Fortuner tersebut. Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih ditangani oleh jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya. Sementara Setnov kini meringkuk di Rutan KPK setelah dinyatakan sembuh dari luka akibat kecelakaan.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Selama ini kita sering mendengar berita mengenai orang yang meninggal akibat penyakit diabetes, sehingga menjadikan diabetes sebagai salah satu penyakit yang ditakuti.