Sungai Meluap, Hampir Seribu Rumah di Cilacap Diterjang Banjir

3.438 jiwa yang terdampak banjir.

Jumat, 11 Nov 2016 08:36 WIB

Ilustrasi. Banjir di Cilacap. Foto: KBR/RIdlo



KBR, Cilacap– Ratusan rumah di Desa Pahonjean dan Mulyadadi, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah diterjang banjir bandang akibat meluapnya Sungai Cijalu, Kamis malam. Warga mengungsi ke sejumlah tempat yang relatif aman.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD UPT wilayah Majenang, Edy Sapto Priyono mengatakan tujuh dusun di Desa Pahonjean dan satu dusun di Mulyadadi terendam. Ketujuh dusun ini yaitu, Dusun Bangunsari, Rawadadi, Tegalrejo, Klepusaro, Rawajaya, Rawalo dan Dusun Rawasari.

Di tujuh dusun tersebut ada 961 kepala keluarga yang terdiri dari 3.438 jiwa yang terdampak banjir.

Ketinggian air mencapai 1 meter hingga 1,5 meter. Akibatnya, sebagian besar penduduk di wilayah terendam banjir terpaksa mengungsi. Antara lain ke Balaidesa Pahonjean dan rumah panggung Dusun Klepusari.

Edy menjelaskan, air mulai masuk ke rumah penduduk mulai pukul 20:30 WIB. Ketika sungai Cijalu meluap akibat besarnya debit air yang disebabkan hujan deras mulai pukul 17.30 WIB. Sekira pukul 22.00 WIB, warga mulai diungsikan.

Jumat pagi ini, air sudah surut karena sifat banjir bandang yang cepat mengalir. Warga kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkannya dari material yang terbawa banjir.

“Memang sih, tadi malam kita fokus di Pahonjean. Kita itu ada 961 kepala keluarga. Itu seperti kolam dan sawah yang belum terhitung. Pengungsi sekarang sudah pulang semua dari pengungsian dan mulai membersihkan rumah masing-masing. Karena sifat air kan mengalir terus dan tidak berlama-lama menggenang. Kerugian belum sepmat dihitung,” kata Edy Sapto Priyono, saat dihubungi KBR, Jumat pagi (11/11/2016).

Lebih lanjut Edy Sapto Priyono mengemukakan selain merendam rumah penduduk dan fasilitas umum, banjir juga menyebabkan puluhan hektar sawah dan kolam terendam. Namun, ia mengaku belum menghitung secara keseluruhan. Pagi ini, pendataan masih terus dilakukan. Diprakirakan, kerugian mencapai ratusan juta ruiah. 

Edy menambahkan, sejak dinihari tadi BPBD Cilacap mulai menyalurkan logistik bantuan untuk korban banjir. Antara lain, permakanan dan obat-obatan.

Sejumlah ormas pagi ini direncanakan juga akan turut membantu warga membersihkan rumah dan fasilitas umum, seperti tempat ibadah yang turut terendam.(MLK)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.